Erin Taulany menanggapi tuduhan penganiayaan terhadap mantan ART dengan bukti CCTV.
- Rabu, 06 Mei 2026 - 09:38 WIB
WowKeren - Erin Taulany, istri komedian Andre Taulany, secara tegas membantah tuduhan penganiayaan terhadap mantan asisten rumah tangganya, Hera. Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa, 5 Mei 2026, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Erin didampingi kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, menunjukkan bukti-bukti yang ia miliki untuk melawan tuduhan tersebut.
Kasus ini bermula dari unggahan akun media sosial milik Nia Damanik, pihak penyalur yang menyebut bahwa Hera mengalami kekerasan fisik, ancaman dengan pisau, serta penahanan barang pribadi dan gaji. Narasi ini kemudian menyebar luas di media sosial, memicu reaksi publik yang beragam.
Menanggapi hal tersebut, Erin Taulany dengan tegas berkata, "Tidak benar sama sekali. Saya punya buktinya, saya punya CCTV-nya, punya chat komplain ke yayasannya, dan komunikasi sama pembantunya pun saya ada semua." Dia menambahkan, "Tidak ada penganiayaan. Enggak ada sama sekali." Pernyataan ini menegaskan sikapnya yang merasa dirugikan oleh tuduhan yang beredar.
Lebih lanjut, Erin mengungkapkan kejanggalan terkait hasil pemeriksaan medis yang diklaim oleh pihak Hera. "Bisa saya buktikan 100 persen. Dan katanya dia juga sudah melakukan visum, tapi anehnya dari pihak kepolisian mengatakan belum menerima surat visumnya," jelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa Erin bersikeras untuk membela diri dan mengungkapkan fakta yang sebenarnya.
Erin juga mengungkapkan rasa kecewa dan ketidakpuasan terhadap pemberitaan yang beredar di masyarakat. Ia berharap agar publik dapat melihat bukti-bukti yang ada dan tidak hanya terpengaruh oleh narasi yang disampaikan pihak tertentu. "Saya ingin semua orang tahu bahwa saya tidak melakukan hal-hal yang dituduhkan kepada saya," tegasnya.
Melalui konferensi pers ini, Erin Taulany berharap dapat membersihkan namanya dan menjernihkan situasi yang telah menciptakan kesalahpahaman di kalangan masyarakat. Dengan adanya bukti CCTV dari 14 titik di rumahnya, ia berharap dapat menunjukkan bahwa tuduhan penganiayaan tersebut tidak berdasar.
Kasus ini menjadi sorotan banyak pihak dan diharapkan dapat segera terungkap kebenarannya. Erin berkomitmen untuk menempuh jalur hukum guna melindungi haknya dan mengatasi isu ini dengan serius. Ia percaya bahwa kebenaran pada akhirnya akan terungkap dan keadilan akan ditegakkan.
(wk/timw)