Film Crocodile Tears tayang di Indonesia setelah debut di Toronto International Film Festival 2024.
- Kamis, 07 Mei 2026 - 11:33 WIB
WowKeren - Film Crocodile Tears akhirnya resmi tayang di bioskop Indonesia pada 7 Mei 2026, setelah melakukan perjalanan panjang yang dimulai dari pemutaran perdana di Toronto International Film Festival pada tahun 2024. Karya debut sutradara Tumpal Tampubolon ini memakan waktu hingga delapan tahun dari ide awal hingga siap untuk ditayangkan di layar lebar.
Produser Crocodile Tears, Mandy Marahimin, menjelaskan bahwa naskah skenario film ini disusun selama enam tahun sebelum masuk ke proses produksi yang dimulai pada tahun 2023. "Pertama kali Tumpal WhatsApp saya itu sebenarnya akhir 2017. Dia bilang mau kirim script. Pas saya baca, saya langsung jatuh cinta. Habis itu kita sepakat, yuk kami jalan bareng," kenang Mandy dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta Selatan pada 28 April 2026.
Proses panjang yang dihadapi tim produksi tidak lepas dari ketelitian Tumpal dalam menyusun detail cerita. Naskah film ini bahkan telah melalui berbagai script lab internasional dan mengalami hingga 17 kali revisi. Berkat jaringan internasional yang dibangun, proyek ini berhasil menggandeng co-producer serta mendapatkan pendanaan dari luar negeri, termasuk dari Prancis, Jerman, dan Singapura.
Mandy juga menjelaskan bahwa perhatian tim produksi tidak hanya terfokus pada naskah, tetapi juga pada aspek desain produksi. "Tim desain produksi sampai harus membangun rumah khusus di area Taman Buaya karena tidak menemukan lokasi yang sesuai dengan spesifikasi naskah. Sampai production designer kami, Jafar, waktu itu bilang, 'Bikin aja, Pak.' Dan kami pikir, bikin di mana? Kemudian kami tanya-tanya dan meminta izin, dan boleh, asal habis itu dibongkar lagi. Ya sudah, akhirnya kami bikin rumah untuk syuting," ungkapnya.
Untuk pemilihan pemeran, proses casting memakan waktu hampir dua tahun, hingga akhirnya terpilih tiga aktor utama: Marissa Anita, Yusuf Mahardika, dan Zulfa Maharani. Ketiga bintang ini tidak hanya berperan di film, tetapi juga terlibat dalam penggodokan dialog selama sesi reading berlangsung.
Crocodile Tears mengisahkan karakter Mama yang diperankan oleh Marissa Anita, seorang ibu tunggal dari Johan yang diperankan oleh Yusuf Mahardika. Mama berusaha keras melindungi Johan dari dunia yang dianggapnya menyakitkan. Berlatar di Taman Buaya, film ini menggambarkan kehidupan Mama dan Johan yang tinggal bersama sebagai pemilik dan pengurus Taman Buaya, menjalani kehidupan yang tenang dan monoton. Namun, segalanya berubah ketika Arumi, yang diperankan oleh Zulfa Maharani, hadir dalam kehidupan Johan. Ketika Johan mengajak Arumi untuk tinggal bersama mereka, hubungan antara Johan dan Mama menjadi tidak sama lagi.
Film Crocodile Tears kini siap hadir di bioskop-bioskop Indonesia, menandai akhir dari perjalanan panjang yang penuh dedikasi dan kerja keras dari seluruh tim produksi.
(wk/timw)