Sutradara Tumpal Tampubolon Ungkap Makna Film Crocodile Tears
Instagram/Marissa Anita/Instagram
Selebriti

Sutradara Tumpal Tampubolon menjelaskan makna mendalam di balik judul film Crocodile Tears yang tayang 7 Mei 2026.

WowKeren - Sutradara Tumpal Tampubolon siap meluncurkan film terbarunya, Crocodile Tears, yang akan tayang di bioskop pada 7 Mei 2026. Film ini menggali tema hubungan ibu dan anak yang dalam, terinspirasi dari filosofi induk buaya. Tumpal mengungkapkan, alur cerita film ini berakar dari keresahan pribadinya mengenai dampak lingkungan keluarga terhadap kehidupan masyarakat.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Jakarta Selatan pada 28 April, Tumpal menyatakan, "Sebenarnya, tema ini memang sesuatu yang dekat sama saya, relasi ibu-anak, keluarga. Karena buat saya, keluarga, apalagi di Indonesia ya, itu penting bahannya poros." Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa ia telah menggali tema ini dengan mendalam, membiarkan cerita tumbuh seiring dengan kehidupannya sendiri.

Proses penulisan naskah Crocodile Tears menjadi pengalaman yang sangat personal bagi Tumpal. Ia mulai menulis naskah tersebut ketika masih lajang dan melanjutkannya hingga menikah pada 2022. Film ini adalah debut Tumpal dalam menyutradarai film panjang, dan ia mengaku bahwa judul Crocodile Tears memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar metafora kepura-puraan.


Tumpal menjelaskan, "Air mata buaya itu artinya kiasan dari air mata palsu ya gitu. Dan air mata buaya itu fenomena waktu buaya makan, akhirnya keluar air mata, gitu. Karena biologi mereka gitu." Ia melanjutkan bahwa karakter dalam film ini merepresentasikan fenomena tersebut, di mana saat memangsa, buaya akan 'menangis'. "Jadi itu yang menurut saya, judul dan kiasan yang bagus sekali untuk gambarin film ini," tambahnya.

Crocodile Tears menceritakan kisah seorang ibu tunggal, Mama, yang diperankan oleh Marissa Anita, dan anaknya, Johan, yang diperankan oleh Yusuf Mahardika. Keduanya mengelola sebuah Taman Buaya dan menjalani kehidupan yang tenang dan monoton. Namun, segalanya berubah ketika Arumi, yang diperankan oleh Zulfa Maharani, memasuki kehidupan Johan. Kehadiran Arumi mengubah dinamika hubungan antara Johan dan Mama, menciptakan ketegangan dalam keluarga mereka.

Film ini juga melibatkan Mandy Marahimin sebagai produser dan telah ditayangkan perdana di Toronto International Film Festival 2024. Crocodile Tears telah berpartisipasi dalam 33 festival film internasional lainnya, menunjukkan antusiasme yang besar dari dunia perfilman.

Tumpal Tampubolon berharap film ini dapat menggugah penonton untuk merenungkan dinamika hubungan keluarga serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan politik. Crocodile Tears siap menyapa penonton di bioskop mulai 7 Mei 2026, dan diharapkan dapat memberikan pengalaman sinematik yang mendalam bagi semua yang menontonnya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait