Justin Baldoni merasa lega setelah kesepakatan damai dicapai dengan Blake Lively.
- Kamis, 07 Mei 2026 - 22:32 WIB
WowKeren - Aktor dan sutradara Justin Baldoni mengungkapkan rasa lega dan kepuasan setelah sengketa hukum yang melibatkan dirinya dengan Blake Lively terkait film "It Ends With Us" berakhir secara damai. Kesepakatan ini dicapai setelah proses hukum yang panjang, sebagaimana diungkapkan oleh pengacaranya, Bryan Freedman.
Freedman menyebutkan bahwa Baldoni bersama produser Jamie Heath menyambut baik penyelesaian kasus ini. Ia menegaskan bahwa kliennya merasa "sangat bahagia" dengan hasil akhir yang dicapai.
Meskipun demikian, Freedman menjelaskan bahwa Baldoni sudah tidak lagi terlibat secara langsung dalam proses hukum saat pembicaraan penyelesaian dimulai. "Ini bukan penyelesaian miliknya. Ia sudah keluar dari kasus sebelum diskusi kesepakatan dimulai," kata Freedman pada 7 Mei 2026.
Pengacara tersebut juga menambahkan bahwa meskipun namanya masih dikaitkan dengan kasus ini, Baldoni bukan lagi pihak dalam perkara yang berlangsung. Sengketa ini sebelumnya melibatkan Blake Lively dan beberapa entitas produksi film "It Ends With Us".
Sebelum kesepakatan damai tercapai, sebagian besar tuntutan yang diajukan telah gugur melalui putusan ringkasan. Dari total 13 tuntutan awal, sebanyak 10 di antaranya telah dibatalkan, sementara lima individu telah keluar dari perkara. Dengan demikian, sengketa yang tersisa hanya melibatkan Lively dengan pihak perusahaan produksi dan agensinya serta Wayfarer Studios.
Kesepakatan damai ini resmi dicapai pada 4 Mei 2026, kurang dari dua minggu sebelum persidangan dijadwalkan berlangsung di New York. Dalam pernyataan bersama, para pihak menyatakan bahwa "It Ends With Us" tetap menjadi proyek yang mereka banggakan. Mereka juga menegaskan komitmen untuk mendukung para penyintas kekerasan dalam rumah tangga dan menciptakan lingkungan kerja yang aman serta profesional.
Kronologi sengketa ini dimulai pada Desember 2024, ketika Lively menuduh Baldoni melakukan pelecehan seksual di lokasi syuting dan berusaha merusak reputasinya. Baldoni membantah tuduhan tersebut dan sempat mengajukan gugatan balik senilai 400 juta dolar AS, namun gugatan itu ditolak oleh pengadilan.
Pada April 2026, hakim distrik Amerika Serikat, Lewis Liman, memutuskan untuk membatalkan sejumlah tuntutan Lively, termasuk yang berkaitan dengan pelecehan seksual dan pencemaran nama baik. Meskipun beberapa klaim terkait dugaan pembalasan tetap dilanjutkan, kesepakatan damai akhirnya tercapai.
(wk/timw)