Justin Baldoni merasa lega setelah menyelesaikan konflik hukum dengan Blake Lively.
- Kamis, 07 Mei 2026 - 16:34 WIB
WowKeren - Justin Baldoni dilaporkan merasa sangat senang setelah berhasil menyelesaikan perselisihan hukum dengan Blake Lively pada Senin, 4 Mei 2026. Perseteruan ini telah berlangsung sejak akhir 2024 dan menciptakan ketegangan di antara keduanya hingga akhirnya mencapai kesepakatan damai sebelum acara Met Gala 2026.
Pengacara Baldoni, Bryan Freedman, menyatakan, "Dia sangat gembira... dengan hasil dan penyelesaian ini," dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di Extra TV. Freedman menambahkan bahwa meskipun Baldoni merasa lega dengan hasil akhir ini, proses hukum yang panjang telah memengaruhi psikologisnya. Hakim dalam kasus ini menolak 10 dari 13 gugatan yang diajukan Lively, termasuk tuduhan pelecehan seksual yang dilayangkan kepada Baldoni.
Freedman juga mengungkapkan adanya dorongan untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Ia menjelaskan bahwa Baldoni dan orang-orang di sekitarnya merasa lebih percaya diri setelah keputusan hakim yang dianggap mengubah arah kasus. "Baldoni memandang penyelesaian ini sebagai akhir yang logis untuk kasus yang sudah selesai," ujar Freedman.
Justin Baldoni, yang dikenal sebagai aktor dan sutradara, tetap berkomitmen untuk membantu orang-orang yang mengalami situasi serupa, terutama mereka yang merasa dituduh melakukan hal-hal yang tidak mereka lakukan. "Saya tahu bahwa [Baldoni] akan membantu orang-orang yang mengalami trauma serupa," tambahnya. Baldoni juga bertekad untuk menjadi advokat bagi hak-hak perempuan dan penyintas kekerasan dalam rumah tangga, sebuah isu yang sering kali terabaikan dalam konflik hukum semacam ini.
Kesepakatan damai antara Baldoni dan Lively muncul menjelang persidangan resmi yang dijadwalkan pada 18 Mei mendatang. Dalam pernyataan bersama setelah penyelesaian, kedua pihak menekankan bahwa film "It Ends With Us" menjadi sumber kebanggaan bagi mereka yang terlibat, serta menyatakan komitmen untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu kekerasan dalam rumah tangga.
Blake Lively sendiri sebelumnya melayangkan gugatan pelecehan seksual terhadap Baldoni pada akhir 2024. Tuduhan tersebut muncul selama produksi film "It Ends With Us". Selain itu, Lively juga mengajukan gugatan perdata terhadap Wayfarer Studios dan beberapa pihak lainnya, menuduh Baldoni dan timnya membentuk 'pasukan digital' untuk merusak reputasinya setelah film tersebut dirilis.
Pada Januari 2025, Baldoni merespons dengan mengajukan gugatan pencemaran nama baik senilai US$400 juta terhadap Lively dan suaminya, Ryan Reynolds, dengan tuduhan bahwa keduanya berusaha menghancurkan kariernya. Namun, gugatan tersebut pada akhirnya dibatalkan. Kini, dengan selesainya perselisihan ini, diharapkan semua pihak dapat melanjutkan hidup mereka dengan cara yang lebih konstruktif dan damai.
(wk/timw)