Kezia Lizina berperan dalam film 'Silent Dance' yang mengangkat dunia tari tradisional dan K-Pop.
- Minggu, 10 Mei 2026 - 11:01 WIB
WowKeren - Film 'Silent Dance' yang disutradarai oleh Tubagus Deddy akan tayang mulai 13 Mei 2026, mengangkat kisah persaingan antara penari K-Pop dan penari tradisional Sunda. Dalam film ini, Kezia Lizina berperan sebagai Dewi, penari yang terjebak dalam konflik budaya yang menarik perhatian generasi muda di Indonesia.
Di tengah demam K-Pop yang melanda Indonesia, film ini hadir untuk menyoroti dunia tari, terutama tari tradisional yang semakin terpinggirkan. Tubagus Deddy menyatakan bahwa ide film ini berawal dari Sanggar Mekar Asih di Bandung, yang menginginkan agar lebih banyak perhatian diberikan kepada budaya lokal.
"Saya usulkan untuk lebih mengulik sisi budayanya," jelas Tubagus Deddy saat Gala Premier di CGV BEC Bandung pada 8 Mei 2026. Film ini menggambarkan kehidupan dua penari dari latar belakang yang berbeda, yaitu Meggy (Chelsea Van Meijr), penari K-Pop, dan Laras (Alenya Raya), seorang penari tradisional Sunda.
Persaingan di antara mereka tidak hanya berlangsung di panggung, tetapi juga di dalam kelompok mereka sendiri. Situasi semakin memanas ketika Meggy menghadapi masalah dengan Dewi, karakter yang diperankan oleh Kezia Lizina. Film ini menunjukkan bagaimana benturan antara dua budaya dapat memunculkan konflik yang menarik.
Film 'Silent Dance' juga mengandung pesan moral yang mendalam. Sjamsudin, produser film dan pemimpin Sanggar Mekar Asih, menjelaskan bahwa karakter dalam film ini mengalami perjalanan dari ingin menjadi penari K-Pop hingga menemukan makna baru dalam seni tari. "Meskipun tersakiti, karakternya bukan sosok pemarah. Justru dia memilih membawa damai. Itu contoh yang baik," ungkap Sjamsudin.
Kezia Lizina, yang juga merupakan anggota girlband StarBe, mengungkapkan ketertarikan untuk berperan dalam film ini. "Saya tertarik ikutan film ini, karena menarik, ceritanya tentang dance dan di sini saya jadi pemeran utamanya. Buat saya ini menjadi yang pertama kalinya," katanya.
Dalam film ini, tiga lagu dari StarBe juga dihadirkan, yaitu 'Pidip Pop It', 'Touch The Sky', dan 'Roof Top'. Selain itu, proses syuting dilakukan di Bandung dan di kawasan pedesaan Garut, yang memberikan suasana tenang khas Jawa Barat sebagai latar belakang film.
'Silent Dance' tidak hanya menghibur, tetapi juga diharapkan dapat menjadi jembatan dalam mengenalkan dan mengembangkan budaya tari tradisional di kalangan generasi muda. Dengan tayangnya film ini, diharapkan penari tradisional mendapatkan perhatian yang lebih besar di industri hiburan Indonesia.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di jaringan Sam's Studio di Pulau Jawa dan Labuan Bajo, serta di CGV Bandung dan New Star Cinema. Dengan adanya film ini, diharapkan penonton dapat menikmati pertunjukan tari yang bervariasi dan memahami pentingnya melestarikan budaya lokal.
(wk/timw)