Mortal Kombat II dapat kritik tajam dari kritikus, namun disambut hangat oleh penonton.
- Senin, 11 Mei 2026 - 05:02 WIB
WowKeren - Mortal Kombat II, film yang dirilis pada 6 Mei 2026, menghadapi ulasan yang sangat kontras antara kritikus dan penonton. Sutradara Simon McQuoid mendapat sorotan tajam dari para pengamat film, yang menilai bahwa film ini kehilangan kedalaman emosional dan kualitas cerita jika dibandingkan dengan pendahulunya. Meskipun demikian, penonton memberikan respons yang positif, membuat film ini meraih skor tinggi di kalangan penggemar.
Berdasarkan data dari laman agregator Rotten Tomatoes, Mortal Kombat II mendapatkan skor 70 persen pada Tomatometer, berdasarkan 99 ulasan kritikus film yang masuk. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada kritik yang menyeluruh, film ini masih memiliki daya tarik bagi sejumlah penonton.
Salah satu kritik tajam datang dari Kyle Smith dari Wall Street Journal, yang berpendapat bahwa Mortal Kombat II terlalu fokus pada pertarungan brutal dan kurang memberikan kedalaman emosional. Ia menyatakan, "Sayangnya, karena tidak ada pertaruhan emosional, adegan aksinya sama membosankannya dengan melihat tomat dimasukkan ke dalam mesin pengolah makanan. Yang kurang adalah hati. Bagi pembuat film ini, hati hanyalah organ yang membuat darah mengalir deras."
Ulasan serupa juga disampaikan oleh sejumlah kritikus lainnya. Mereka menilai bahwa tim di balik kesuksesan film pertama terlalu berusaha untuk menyenangkan penggemar dan mengabaikan pembangunan alur cerita yang solid. Alison Willmore dari New York Magazine menyebut, "Mortal Kombat II hanya lah McQuoid yang memutar tombol besar bertuliskan 'fan service' sambil melihat kembali reaksi penonton uji coba."
Jake Wilson dari Sydney Morning Herald menambahkan, "Walaupun alurnya terlalu absurd untuk dianggap serius, film ini bukan sepenuhnya film parodi, dan juga tidak ada usaha untuk menjaga konsistensi suasana dari satu adegan ke adegan lainnya." Kritik lainnya datang dari Alison Formen dari IndieWire yang mengatakan, "Dalam Mortal Kombat II, McQuoid gagal menghubungkan bahkan kekuatan kerja kerasnya sendiri dari lima tahun lalu dengan film sukses yang seharusnya ia rilis hari ini."
Namun, tidak semua kritik bernada negatif. Amon Warmann dari Empire Magazine memberikan pujian terhadap variasi dan kreativitas dalam adegan fatality yang tetap menghibur meskipun ada beberapa efek visual yang dianggap kurang sempurna. Meagan Navaro dari Bloody Disgusting menyebutkan bahwa babak akhir pertempuran lebih memuaskan dan tetap berpegang pada kanon gim aslinya. "Dalam hal itu, sekuel ini secara keseluruhan berhasil," ulas Warmann. "Terdapat cukup variasi dan kreativitas untuk membuat setiap pertarungan tetap menghibur."
Navaro juga menambahkan, "Untungnya, Mortal Kombat II diakhiri dengan cara yang jauh lebih memuaskan dengan pertempuran terakhir yang lebih intim." Ia menekankan bahwa jajaran karakter yang menarik dan fatality yang sangat berdarah memastikan cukup banyak pemain untuk ikut bergoyang mengikuti lagu tema ikonis setelah kredit akhir muncul.
Berbanding terbalik dengan kritik yang dialamatkan kepada film ini, para penggemar memberikan sambutan yang sangat positif, dengan skor penonton mencapai 91 persen di Popcornmeter. Banyak penonton merasa terhibur dengan unsur nostalgia melalui kemunculan karakter-karakter ikonis, aksi pertarungan, dan visual khas dari gim Mortal Kombat yang ditampilkan di layar lebar.
Mortal Kombat II berfokus pada pertarungan para petarung Earthrealm dalam Mortal Kombat yang digelar di Outworld. Film ini masih dikerjakan oleh kreator yang sama dari film pertamanya, yaitu sutradara Simon McQuoid dan diproduksi oleh Warner Bros. Skenario film ini ditulis oleh Jeremy Slater.
Pemain inti yang kembali dalam Mortal Kombat II antara lain Tadanobu Asano, Ludi Lin, Jessica McNamee, Mehcad Brooks, Lewis Tan, dan Joe Taslim. Selain itu, beberapa artis baru juga bergabung, seperti Karl Urban yang berperan sebagai salah satu pemeran utama, Adeline Rudolph sebagai Kitana, dan Tati Gabrielle sebagai Jade.
(wk/timw)