Pelantun single "Umbrella" ini menjelaskan mengapa ia malu jatuh cinta pada lelaki seperti Chris Brown dan motivasinya meninggalkan pelantun lagu "With You" tersebut.
- Tim WowKeren
- Jumat, 06 November 2009 - 11:46 WIB
WowKeren - Dalam wawancara pertamanya yang telah dinanti-nanti oleh banyak orang, Rihanna akhirnya mengungkapkan pada Diane Sawyer tentang kejadian penganiayaan yang dilakukan mantan kekasihnya, Chris Brown, terhadapnya. Seperti dikutip dari E! News, Rihanna mengaku sebagai orang yang kuat tetapi ia malu dengan bagaimana hubungan asmaranya berakhir.
"Saya jatuh cinta dengan orang seperti dia (Chris), itu sangat memalukan," ujar penyanyi kelahiran Barbados 21 tahun silam tersebut. "Sangat memalukan karena saya mencintai tipe orang seperti dia, sangat jatuh cinta, sungguh cinta tanpa syarat sehingga saya mau kembali padanya."
Meski Chris telah memukulnya sekitar delapan hingga sembilan kali, Rihanna dapat memaklumi keputusannya untuk terus kembali pada pelantun lagu "With You" tersebut. "Itu sangat normal untuk kembali (menjalin hubungan asmara). Anda mulai membohongi diri anda. Ketika sakit fisik yang anda derita lenyap, anda ingin semuanya berjalan normal kembali. Ini adalah kenangan yang tidak anda inginkan," jelasnya.
Tetapi Rihanna kemudian memutuskan untuk meninggalkan Chris karena ia menyadari banyak gadis muda yang melihat dirinya sebagai contoh. Pelantun single "Umbrella" ini tidak ingin ada gadis lain yang bisa saja terbunuh karena mencontoh keputusan egoisnya dalam hal percintaan.
"Meski jika Chris tidak pernah memukul saya lagi, siapa yang bisa mengatakan kalau kekasih mereka (para gadis lainnya) tidak melakukkannya lagi? Siapa yang dapat menjamin bahwa mereka tidak akan membunuh para gadis tersebut? Mereka hanyalah gadis-gadis yang masih muda," tutur Rihanna. "Saya hanya tidak menyadari seberapa besar pengaruh saya pada gadis-gadis tersebut hingga kejadian tersebut terjadi."
Rihanna kemudian berpesan pada para perempuan muda yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga untuk selalu berpikiran terbuka. Ia menyarankan agar mereka memandang situasi yang dialami dari sudut pandang orang ketiga sebelum mengambil keputusan karena cinta itu buta.
Chris melakukan tindak penganiayaan terhadap Rihanna di dalam mobil Lamborghini sewaan bulan Febuari silam. Penganiayaan tersebut bermula ketika Rihanna memergoki pesan singkat (SMS) dari wanita lain. Kejadian tersebut kemudian memicu pertengkaran yang berakhir dengan pemukulan dan pencekikan yang dilakukan Chris terhadap Rihanna.
Beberapa minggu setelah peristiwa penganiayaan tersebut, keduanya dikabarkan kembali rujuk. Rihanna dan Chris terlihat menghabiskan waktu bersama di rumah rapper P. Diddy di Miami, tetapi tak lama kemudian Rihanna meninggalkan Chris.
(wk/)