Rihanna mendapat label simbol seks karena sering tampil seksi di panggung, termasuk tampil vulgar dalam video musik untuk single "S&M".
- Tim WowKeren
- Selasa, 22 Maret 2011 - 15:45 WIB
WowKeren - Rihanna berada dalam dilema. Di satu sisi, Riri mengakui sangat terpuji karena dianggap seksi, Tapi di sisi lain, pujian itu juga membuatnya merasa "tidak nyaman".
"Setiap kali saya mendengar tentang (dianggap seksi) itu, saya pikir sangat menyenangkan. Tapi juga tidak nyaman," kata Rihanna kepada majalah Inggris Fabulous. "Saya hanya manusia biasa. Sebenarnya, saya tidak pernah bermaksud untuk menjadi simbol seks atau terlalu seksi."
Rihanna menegaskan bahwa dirinya tidak berusaha untuk menumbuhkan citra simbol seks tersebut, meskipun sebagian besar aksi panggungnya selalu tampil vulgar, khususnya dalam video musik "S&M". Pelantun "Umbrella" ini menjadi kontroversi pertengahan Februari, ketika video musik single barunya itu menampilkan dirinya dalam keadaan semi telanjang.
Karena dinilai terlalu vulgar, video single yang ada dalam album "Loud" (2010) itu dilarang beredar di 11 negara. Selain itu, beberapa radio harus mengedit lirik lagunya agar bisa diputar.
Di tengah skandal itu, Rihanna belum juga kapok. Ia tetap saja tampil seksi dalam acara Brit Awards di London, di mana ia merobek gaun merahnya saat menyanyikan "S&M" dan hanya berbalutkan korset minim yang berwarna hitam.
(wk/)