Lewat pengacaranya, Kobe membantah kalau dia telah melukai seorang pria bernama Thomas Hagos ketika beribadah di Gereja Carmel, San Diego.
- Tim WowKeren
- Rabu, 17 Agustus 2011 - 15:22 WIB
WowKeren - Pemain basket Kobe Bryant baru-baru ini dituduh melakukan penyerangan pada seorang pria muda bernama Thomas Hagos di Gereja Carmel, San Diego, Sabtu 14 Agustus. Namun, pemain basket Los Angeles Lakers itu membantah tudingan tersebut lewat pengacaranya, Mark Campbell.
"Tuan Bryant menyadari adanya tuduhan tak berdasar untuk menuntutnya," kata Mark, Selasa 16 Agustus. Pengacara bintang NBA berusia 32 tahun ini menegaskan kalau pihaknya tengah bersiap untuk mengajukan gugatan demi membela nama baik Kobe.
Dalam laporannya pada polisi, Thomas Hagos menuduh Kobe merampas ponsel miliknya dan mengaku menderita luka di lengannya. Kejadian itu terjadi sesudah Thomas mencoba memotret Kobe bersama keluarganya.
Pihak kepolisian San Diego berencana melakukan interogasi pada Thomas. Setelah itu, polisi akan meminta keterangan Kobe. Menanggapi hal ini, juru bicara pihak Thomas mengungkapkan kalau kliennya untuk sementara ini belum bisa diwawancarai hingga 24 Agustus.
(wk/)