Federer juga menyarankan adanya pemberlakuan paspor biologis demi mengurangi tingkat kecurangan dan penggunaan doping seperti yang dilakukan atlet balap sepeda Lance Armstrong.
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 Februari 2013 - 11:11 WIB
WowKeren - Kasus doping pembalap sepeda Lance Armstrong membuat prihatin dunia olahraga. Banyak atlet dari berbagai cabang ikut menyesalkan keputusan Armstrong menggunakan doping.
Menurut petenis dunia, Roger Federer, penyelenggara kompetisi harus lebih ketat dalam tes doping. Petenis asal Swiss tersebut mengkritik ATP yang kini semakin jarang melakukan tes doping.
"Saya tidak menjalani tes darah setelah Australia Terbuka dan saya bilang ke orang yang bertanggung jawab akan hal itu kalau kejadian itu mengejutkan saya," kata petenis berusia 31 tahun ini. "Tapi melakukan tes seperti itu memang membutuhkan banyak biaya."
Tak hanya itu, Federer menuntut supaya ATP meminimalisir kecurangan dengan mengeluarkan paspor biologis. Penggunaan paspor biologis itu diterapkan oleh UCI (Union Cycliste Internationale/Otoritas Bersepeda Internasional) sejak 2008. Paspor tersebut berisi informasi dan profil darah asli sang atlet yang bisa digunakan untuk membandingkan dengan contoh darah yang diambil. Tujuannya untuk mendeteksi apakah ada zat jenis baru dalam kandungan darah milik atlet bersangkutan.
"Paspor darah akan penting karena beberapa substansi tak bisa ditemukan (berada dalam darah) sekarang ini," ujar Federer. "Seharusnya juga lebih banyak dilakukan tes darah dan kontrol di luar kompetisi."
(wk/)