Pemerintahan Inggris dan Amerika memprediksi jika jatuhnya pesawat Rusia akibat bom dari ISIS.
- Tim WowKeren
- Jumat, 06 November 2015 - 11:43 WIB
WowKeren - Jatuhnya pesawat Rusia milik maskapai penerbangan Kogalymavia di Semenanjung Sinai, Mesir, masih belum diketahui penyebabnya. Beberapa saat lalu anggota ISIS malah mengungkapkan jika mereka merupakan dalang dibalik insiden nahas itu.
Baru-baru ini sebuah foto beredar dari satelit yang merekam saat-saat terakhir jatuhnya pesawat tipe Airbus a321 itu, Jumat (11/6). Dalam potongan foto itu, tampak pesawat tersebut tiba-tiba mengeluarkan asap hitam misterius saat sedang mengudara.
Tim investigasi percaya jika asap itu adalah ledakan dari bom yang telah ditanam anggota ISIS di pesawat. Mereka menyimpulkan, anggota tersebut tampaknya menyusup sebagai anggota darat melalui bandara Sharm el-Sheikh.
Perdana Menteri Inggris David Cameron mengungkapkan telah menerima laporan bahwa pemicu jatuhnya pesawat itu adalah bom. "Kami tak mengatakan pesawat Rusia yang terbang di wilayah udara anda jatuh akibat bom teroris, tapi saat ini semua indikasi mengarah ke sana," ungkapnya dilansir dari BBC.
Tak beberapa lama, Presiden Obama juga turun tangan dan angkat bicara terkait insiden ini. "Kami sangat serius mempertimbangkan kemungkinan adanya bom dalam pesawat," ujar Obama dilansir dari Reuters.
Meski begitu, temuan yang mengejutkan ini malah membuat pihak Rusia kecewa. Pasalnya, mereka merasa telah bekerja keras meneliti puing bangkai Pesawat di Mesir sedangkan pihak Inggris dan Amerika sudah menyebarluaskan informasi tersebut.
"Sangat mengejutkan bagiku karena pemerintah Inggris memiliki informasi yang bisa memberi titik terang soal penyebab tragedi di wilayah udara Mesir," kata Maria Zakharova selaku PR Kementerian Luar Negeri Rusia. "Mereka memiliki informasi dan tak memberikannya pada kami. Itu lebih mengejutkan lagi."
(wk/)