Gara-Gara Laut Tercemar, Peneliti Buktikan Garam Mengandung Bahan Plastik
Dunia

Sebuah penelitian membuktikan jika garam telah terkontaminasi oleh bahan pembuatan plastik.

WowKeren - Kondisi laut saat ini memang sangat mengkhawatirkan dengan banyaknya pencemaran limbah plastik. Tak hanya di Indonesia, hal miris tersebut juga terjadi di negara Tiongkok.

Pencemaran itu berdampak pada produk laut, salah satunya garam. Menurut East China Normal University di Shanghai, ditemukan partikel plastik dalam garam sebagai akibat dari polusi mirkoplastik di air laut.

Peneliti menganalisis 15 jenis merek garam dari beberapa supermarket yang ada di Tiongkok. Ternyata, bahan pembuatan botol plastik seperti polyethylene terephthalate, polyethylene, cellophane dan lainnya ada di sampel garam itu.


Garam dari danau asin, sumur atau tambang memiliki kontaminasi yang paling rendah yaitu sekitar 15 hingga 800 partikel per 454 gr garam. Sedangkan, garam dari laut memiliki jumlah tertinggi dengan 1200 partikel plastik per 454 gr.

Huahong Shi selaku pemimpin penelitan dan rekannya mengungungkapkan jika besarnya kontaminasi didapat dari sampah plastik yang banyak mengapung di laut. Namun, tak menutup kemungkinan jika hal itu berasal dari proses pengeringan atau pengemasan garam.

Sementara itu, meskipun penelitian ini dilakukan di Tiongkok, hal ini nyatanya bisa terjadi di mana saja. "Walaupun temuan ini ada di Tiongkok, bukan tidak mungkin hal serupa terjadi juga di negara lain. Karena plastik adalah kontaminan yang ada dimana-mana," ujar Sherri Mason, seorang peneliti polusi plastik.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!