Pengacara mengklaim kalau peneror Reza itu mengatasnamakan sebagai pihak IB.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 13 Februari 2016 - 16:06 WIB
WowKeren - Reza Pahlevi mengaku sering diteror sejak ia melaporkan Indra Bekti ke Polda Metro Jaya. Pria yang mengaku sebagai korban pelecehan seksual oleh Bekti itu sering menerima ancaman lewat telepon dari orang tak dikenal.
"Klien kami tiap malam mendapat ancaman dari para homo cs. Jadi para gay menyerang klien kami. Minggu depan kami akan ke LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban)," kata Yasin Hasan di Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (12/2). "Ada indikasi Reza akan diarahkan sebagai pemeras, orang yang nelepon bilang, 'Saya orangnya IB, sudah jangan macam-macam damai saja'. Beliau ini bukan homo, atau LGBT makanya beliau melawan. Klien saya jadi enggak bisa tidur."
Diakui Reza, ia memang kerap menerima telepon yang meminta alamat rumah serta nomor rekening. "Ancaman saja. Dia minta alamat saya, dan saya enggak mau kirim. Dia minta nomor rekening, tapi saya enggak tanggapi," seru Reza.
Pengacara Reza lainnya, Agus, menambahkan kalau ancaman ini cukup berbahaya bagi kliennya. "Nanti kami masukkan, karena menyangkut masalah jiwa. Sekecil apapun, bila menyangkut masalah jiwa, akan kita laporkan," tegas Agus.
(wk/)