Pengacara Tessa juga memberikan imbauan kepada Sandy soal gugatan harta gono-gini.
- Tim WowKeren
- Senin, 22 Agustus 2016 - 16:56 WIB
WowKeren - Pasangan Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa memang sudah resmi bercerai sekitar bulan September 2014 lalu. Hampir dua tahun berlalu, belum lama ini Sandy mengajukan gugatan atas harta gono-gini sisa pernikahannya dengan Tessa.
Sandy menggugat rumah mewah hasil pernikahan mereka yang ditaksir senilai Rp 2 miliar. Awalnya, Sandy berujar akan menghibahkan rumah tersebut untuk kedua anaknya, Anabel dan Avram. Tapi belakangan Sandy berubah pikiran dan menuntut rumah tersebut diuangkan.
Tak heran jika gugatan harta gono-gini tersebut membuat Tessa kesal. "Tuh kan, wartawan juga tahu. Sandy pernah bilang mau hibahkan rumah itu, tapi sekarang berubah lagi," ujar Tessa dengan nada kesal.
Pihak Tessa menduga ada sesuatu yang diinginkan oleh Sandy. Apalagi, sekarang ini Sandy sedang menjalani hukuman penjara atas kasus investasi bodong yang dilakukannya. Pengacara Tessa, Charlie Naiborhu berujar Sandy mungkin sedang butuh uang sekarang.
"Coba tanya Sandy saja," ujar Charlie. "Mungkin dia butuh uang di dalam (penjara). Sekarang juga kan dia masih di dalam." Charlie kemudian mengimbau Sandy untuk membatalkan gugatan tersebut.
Charlie berujar itu semua demi kepentingan kedua anak Sandy dan Tessa. "Ini akibat perceraian dan tanggung jawab anak. Kalau Sandy bijak, dia seharusnya melihat kepentingan anak, bukan melihat kepentingan dirinya sendiri. Principal kami juga ingin dia tetap menghibahkan rumah untuk anak saja," pungkas Charlie.
(wk/)