Ini hal yang menyebabkan Amerika Serikat sangat serius memburu pemimpin ISIS hingga menambah imbalan.
- Tim WowKeren
- Senin, 19 Desember 2016 - 09:57 WIB
WowKeren - ISIS masih menjadi kelompok teroris paling ditakuti hingga kini. Apalagi mereka terkenal sangat kejam dan tidak segan-segan melakukan serangan dan pengeboman ke berbagai negara yang menjadi sasarannya.
Berbagai negara termasuk, Amerika Serikat melakukan segala cara untuk memerangi pasukan militan ini. Bahkan baru-baru ini Departemen Luar Negeri AS mengumumkan jika mereka akan memberikan imbalan pada pihak yang berhasil menangkap pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.
Tidak tanggung-tanggung, jumlah yang ditawarkan terbilang sangat fantastis, yaitu USD 25 juta atau sekitar Rp 335 miliar. Imbalan itu meningkat dua kali lipat jika dibandingkan tawaran sebelumnya.
"Ancaman al-Baghdadi meningkat signifikan usai Departemen Luar Negeri menawarkan hadiah USD 10 juta untuk informasi lokasi atau penangkapan pada 2011 lalu," tulis Departemen Rewards for Justice Program.
Sementara itu, beberapa waktu lalu militer Irak sempat mengklaim jika pihaknya menyerang kendaraan yang dinaiki al-Baghdadi di Provinsi Anbar. Kabarnya pemimpin ISIS itu mengalami luka parah. Namun hal itu sudah dibantah oleh pihak AS.
Al-Baghdadi sendiri dikenal sebagai pemimpin ISIS yang kejam dan juga cakap. Di bawah kepemimpinannya pasukan militan itu berhasil merebut sejumlah kawasan Irak dan Suriah.
(wk/)