Bagaimana komentar para bankir dengan adanya peredaran baru uang NKRI itu?
- Tim WowKeren
- Senin, 19 Desember 2016 - 10:41 WIB
WowKeren - Bank Indonesia resmi meluncurkan uang kertas pecahan Rp 100.000 tahun emisi 2014 yang dikenal dengan nama Uang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bagaimana reaksi dunia perbankan mengenai peredaran uang baru yang telah ditandatangani oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Menteri Keuangan itu?
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan adanya peredaran uang NKRI tersebut. Menurutnya, peredaran uang baru itu merupakan simbol sesungguhnya yang menunjukkan rupiah merupakan mata uang RI. Selain itu, Jahja pun mengungkapkan, uang ini menunjukkan negara menjamin mata uang sepenuhnya.
"Sebagai simbol bahwa ini betul-betul uang NKRI, bukan lagi uang Bank Indonesia, tapi betul-betul negara. Kepemilikan pada uang ini lebih meyakinkan penduduk bahwa 100 persen dijamin oleh negara," kata Jahja di Jakarta, Senin, 19 Desember. "Ya memang harusnya uang rupiah digunakan di Indonesia. Saya kira kalau pakai dollar Singapura atau uang lain, kalau buat standar saja boleh, tapi pembayaran harus dengan rupiah."
Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Budi Gunadi Sadikin juga menyambut baik diterbitkannya uang NKRI. Ia merujuk negara-negara lain yang menyertakan tanda tangan gubernur bank sentral dan menteri keuangan di dalam lembaran uang kertas. "Bagus, sesuai dengan undang-undang yang baru ya. Tanda tangan ada Menkeu dan Gubernur BI. Saya rasa kalau saya lihat uang-uang di negara lain memang yang tanda tangan selain chairman juga ada menkeu. Bagi kita, rakyat biasa, seharusnya tidak ada perubahan," ungkap Budi.
(wk/)