Ini alasan pihak Gedung Putih memecat Sally Yates usai menolak kebijakan larangan imigran muslim Donald Trump.
- Tim WowKeren
- Selasa, 31 Januari 2017 - 12:25 WIB
WowKeren - Donald Trump menuai kontroversi atas kebijakannya terkait imigran muslim. Presiden Amerika Serikat ke-45 itu baru-baru ini mengeluarkan larangan dan pembatasan untuk imigran dan pengungsi dari sejumlah negara muslim.
Akibat kebijakan itu, Trump menuai kecaman dari banyak pihak di seluruh dunia. Bahkan Pelaksana Tugas Jaksa Agung, Sally Yates juga menyuarakan penolakannya. Ia menolak dan tak mau mendukung larangan tersebut.
Akibat sikapnya tersebut, Donald Trump akhirnya memutuskan untuk memecat Sally Yates. Kabarnya, pemecatan Yates keluar usai ia menyatakan jika Departemen Kehakimannya tak akan mendukung putusan Trump di pengadilan, pada Senin (30/1) malam waktu setempat. Gedung Putih beralasan jika Yates telah mengkhianati Departemen Kehakiman lantaran menolak perintah yang legal untuk melindungi rakyat AS.
Sementara dalam pernyataannya, Yates justru mengatakan jika kebijakan Trump itu tidak sejalan dengan prinsip yang dianutnya. Ia menuturkan jika Departemen Kehakiman akan selalu mencari keadilan dan berpihak pada yang benar.
Seperti diketahui kebijakan Trump tersebut langsung menuai polemik sejak diumumkan beberapa waktu lalu. Rakyat AS menyuarakan penolakannya dengan menggelar demo di beberapa tempat. Bahkan gerakan tersebut juga muncul di sejumlah negara lain.
(wk/)