Puan Maharani mengungkapkan cerita unik dari pertemuannya dengan Raja Salman berikut ini.
- Tim WowKeren
- Jumat, 03 Maret 2017 - 10:56 WIB
WowKeren - Setelah sempat bertemu Puan Maharani, Raja Arab Salman bin Abdulaziz al-Saud juga menyempatkan diri untuk menemui anak Presiden Republik Indonesia pertama Soekarno, yaitu Megawati Soekarnoputri. Pertemuan itu dilakukan saat mengunjungi Istana Merdeka, Kamis (2/3) lalu.
Menurut Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, pertemuan ini berlangsung selama kurang lebih 15 menit. Pertemuan spesial tersebut juga dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Puan yang ikut menemani. Meski singkat, mereka berbincang dan berswa foto.
Menurut Puan, perbincangan ini berlangsung dengan akrab dan bersahabat. "Saya merasa bahwa sambutan Presiden Joko Widodo kepada Raja Arab Saudi apalagi bisa bertemu dengan anak dan cucu Presiden Soekarno ini merupakan suatu bentuk sejarah yang semakin erat dengan Arab Saudi," kata Puan menyampaikan perkataan Raja Salman.
Raja Salman mengaku mengapresiasi atas penyambutannya oleh Pemerintah Indonesia. "Ini menunjukkan bukti bahwa hubungan antara Arab Saudi dengan Indonesia, Soekarno dengan Raja Faisal sangat erat, saya tentu saja menyempatkan diri untuk bertemu anaknya Bung Karno untuk melanjutkan hubungan ini," kata Raja Salman seperti diungkapkan oleh Puan.
Puan juga menyampaikan cerita unik terkait hubungan antara Raja Arab Saudi terdahulu dengan Presiden Soekarno. Menurutnya, Presiden Soekarno sempat membuatkan tempat tidur khusus untuk Raja Arab yang bertubuh tinggi tersebut.
"Jadi menceritakan bahwa waktu itu Raja Saudi ada yang bertemu dengan Bung Karno, ini yang tadi kita bicara enggak tahu Raja Saudi yang mana, bahwa Raja Faisal atau Abdullah. Kemudian pada kesempatan itu raja yang mau datang ke Jakarta karena tinggi besar sekali enggak ada tempat tidur yang cukup, nah Bung Karno selaku arsitek membuat tempat tidur khusus untuk raja tersebut, rajanya lupa, sepanjang dua meter," cerita Puan. Kini tempat tidur itu masih disimpan di Istana Bogor.
(wk/)