Apa yang membuat Five Vi bertahan untuk tidak mencari keadilan bertemu dengan anaknya?
- Tim WowKeren
- Rabu, 03 Mei 2017 - 08:16 WIB
WowKeren - Anak selalu menjadi korban perceraian antara pasangan suami istri yang berpisah. Persoalan hak asuh anak pun ikut melanda artis seksi Five Vi dan mantan suaminya, Iwan Setya Budiman. Meski mendapat hak asuk, Five Vi ternyata tidak bisa mengasuh sang putri, Bilqis.
Mediasi yang kabarnya digelar pada Minggu (30/4) pun disebut-sebut gagal. Ia tidak bisa menemui sang buah hati. Kendati demikian, ia dijadwalkan untuk bertemu sang putri yang kabarnya sudah sampai di Jakarta dari Malang.
"Sebelum ini kami kuasa hukum melakukan mediasi kepada kuasa hukum Iwan, Amir Husein. Dijadwalkan hari Minggu untuk berjumpa dengan Bilqis," ujar Henry Indraguna selaku kuasa hukum Five saat ditemui WowKeren pada Selasa (2/5). "Pas ketemu Bilqis enggak ada. Ternyata tidak ada."
"Kita minta ke Pengadilan Agama untuk melakukan eksekusi terkait putusan MA. Hak asuh dimenangkan oleh Five Vi, inkrah 2008," lanjut Henry. "Kami sudah ke Komnas Perempuan, sudah mengalami banyak penganiayaan dulu. Penganiayaan tahun 2003-2004."
Lantas, mengapa Five Vi baru melapor dan ingin bertemu dengan anaknya? Padahal ia sudah berpisah hampir 9 tahun lamanya. Rupanya, Five Vi memiliki alasan sendiri.
"Memang sudah putus harapan. Saya pernah mengalami KDRT, trauma bertubi-tubi. Saya sudah upayakan anak kembali," sahut Five Vi. "Lima bulan anak diculik, setelah itu saya diculik. Saya ajukan ke pengadilan, putusannya hanya percobaan."
Five Vi dan Iwan telah resmi bercerai sejak tahun 2006 silam setelah melalui proses perceraian selama beberapa tahun. Komunikasi di antara keduanya hingga saat ini kian memburuk.
(wk/)