Korea Selatan Jadi Tempat Syuting Favorit Marvel, Inilah Alasannya
Film

Kevin Feige juga berencana untuk kembali lagi ke Korea Selatan untuk melakukan pengambilan gambar film lain pada 2019 mendatang.

WowKeren - Para penggemar "Black Panther" pasti mengetahui bahwa sejumlah adegan film tersebut diambil di Korea Selatan. Bahkan proses syuting yang dilakukan di daerah Busan tersebut merupakan salah satu adegan terpenting, di mana kala itu T'Challa (Chadwick Boseman), Nakia (Lupita Nyong'o) dan Okoye (Danai Gurira) mendapat misi untuk menangkap tokoh antagonis Ulysses Klaue (Andy Serkis).

Sebelum "Black Panther", Marvel sendiri juga sempat menjadikan Korea Selatan sebagai lokasi syuting untuk "Avengers: Age of Ultron" pada tahun 2014 lalu. Seperti yang diketahui, saat itu Ultron tengah memburu Dr. Helen Cho (Claudia Kim), seorang ilmuwan jenius yang tinggal di Seoul untuk membantunya mengekstrak kekuatan mind stone pada Vision.

Baru-baru ini, Marvel pun membeberkan alasan mengapa memilih Korea Selatan sebagai tempat syuting favorit untuk film-film mereka. Dilansir Hollywood Reporter pada Selasa (15/5), rupanya pengalaman produksi yang positif menjadi salah satu alasannya.

Menariknya, Chadwick Boseman bahkan memiliki julukan tersendiri bagi warga Korea Selatan. Jika biasanya aktor berkulit hitam ini mendapat julukan Black Panther bagi para penggemar di seluruh dunia, Chadwick justru dikenal sebagai Busan Panther di Korea Selatan.

Tak hanya itu, proses syuting yang dilakukan di Busan membuat antisipasi warga Korea Selatan akan film "Black Panther" menjulang tinggi. Bahkan film tersebut mampu mendulang USD 42,8 juta (sekitar Rp 600 miliar) di Negeri Ginseng itu.

"Busan adalah lokasi yang sempurna untuk 'Black Panther'," ujar Ryan Coogler. Ia juga menyebut bahwa kota itu mengingatkannya pada kampung halamannya di Oakland, AS.

Proses syuting di Busan sendiri dilakuakn selama lebih dari dua pekan, termasuk adegan balap mobil. Uniknya, adegan yang melibatkan 150 mobil dan lebih dari 700 orang tersebut juga menunjukkan beberapa destinasi wisata di kota tersebut. Seperti Pantai Gwangalli, Jembatan Gwangandaegyo dan beberapa bangunan ikonik lainnya.

"Busan adalah sebuah tempat yang penuh energi, di mana arsitektur modern dan bangunan tradisional menciptakan harmoni luar biasa dengan latar sebuah pantai yang menawan," lanjut Ryan.

Di sisi lain, Marvel dan Disney selaku studio produksi juga mendapat keuntungan potongan harga sebesar USD 2,3 juta (sekitar Rp 32 miliar) dari program insentif gagasan Dewan Film Korea (Korean Film Council). Selain itu, presiden Marvel Studios yakni Kevin Feige juga berencana kembali ke Korea Selatan untuk pengambilan gambar film lain pada 2019 mendatang.

You can share this post!

Related Posts