Warna Warni Konsep Pilkada, Ridwal Kamil Pakai Kostum Piala Dunia Hingga TPS Semarang Dijaga Hantu
/Ridwan Kamil
Nasional

Tanggal 27 Juni dipilih pemerintah sebagai hari pelaksanaan Pilkada serentak di beberapa wilayah Indonesia.

WowKeren - Pemerintah telah memutuskan tanggal 27 Juni sebagai hari dilaksanakannya Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) serentak di beberapa wilayah Indonesia. Presiden Joko Widodo bahkan sudah menetapkan bahwa tangal 27 Juni sebagai hari libur nasional guna kepentingan Pilkada.

Hingga hari pemilihan tiba, aksi kampanye pun dihentikan oleh berbagai calon pasangan. Menariknya, suasana Pilkada tahun ini penuh dengan berbagai konsep.

Salah satunya adalah calon gubernur Jawa Barat dengan nomor urut satu, Ridwal Kamil menjadi sorotan publik lantaran datang ke TPS (Tempat Pengambilan suara) menggunakan kostum Piala Dunia. Ridwan dan sang istri mengenakan kostum tersebut karena TPS tempat ia mencoblos memiliki tema Piala Dunia.

Kali ini Ridwan akan memilih Jerman sebagai kostumnya. Sementara sang istri mengenakan kostum seragam Brazil.

"Saya pakai seragam Jerman, bu Cinta pakai seragam Brazil," kata Ridwan, dilansir CNNIndonesia.com pada Rabu (27/6). "Meski beda, tapi urusan cinta kami tetap setia."

Sebagai calon gubernur Jawa Barat, Ridwan mengatakan bahwa siapa pun yang terpilih, ia akan menerima hasilnya. Karena bagi Ridwan, Pilkada hanya urusan dunia yang perlu disikapi tak berlebihan.

"Kalau menang jangan jumawa, kalau kalah tidak usah melepaskan kekecewaan dengan cara-cara tidak perlu," lanjut Ridwan. "Ini hanya urusan dunia. Disikapi biasa saja, tapi serius."

Sementara itu, bertolak ke provinsi Jawa Tengah yakni Semarang, ada hal menarik yang dilakukan oleh Panitia Pemungutan suara (PPS) untuk mengundang perhatian para pencoblos agar datang. Salah satu daerah TPS di Semarang memilih konsep horor dengan mendesain dan mendandani petugas menggunakan kostum hantu.

Pemilihan konsep horor itu dipilih karena lokasi TPS yang berada di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Konsep horor itu berada di TPS 07 RT 7/ RW 3 Randusari, Semarang.

""Jadi kami memilih konsep ini karena memang disesuaikan dengan lingkungan yang berada di tengah pemakaman," jelas Krisyanto, Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS). "Maka kami ambil tema TPS horror."

Para panitia didandani seseram mungkin seperti hantu pocong hingga genderuwo. Meski terkesan seram, nyatanya masyarakat setempat antusias untuk datang dan menggunakan hak pilihnya.

Berkat keunikan konsep TPS itu, beberapa pejabat datang ke lokasi untuk meninjau. Diantaranya Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro Mayjen Wuryanto dan Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryan.

Loading...

You can share this post!

Related Posts