'Hujan Darah' di Rusia, Picu Kepanikan Cuaca Aneh Hingga Pertanda Kiamat
SerbaSerbi

Dalam video yang beredar, terlihat sebuah parkiran mobil yang tanahnya dipenuhi dengan air berwarna merah pekat bak darah.

WowKeren - Fenomena alam tak biasa dan mengejutkan kembali terjadi. Kali ini, hal tersebut terjadi di Rusia. Hujan yang biasanya berupa air jernih, saat itu justru berwarna merah pekat. Banyak orang menyebut fenomena tak biasa tersebut dengan "Hujan Darah".

Fenomena tersebut terjadi di Siberia, Rusia. Hujan berwarna merah bak darah tersebut menciptakan sebuah pemandangan menakutkan. Banyak orang mengkaitkan kejadian tersebut dengan cuaca ekstrim, wabah seperti yang disebutkan dalam Alkitab, hingga diduga sebagai kiamat.

Rekaman yang banyak beredar di media sosial menunjukkan hujan dan air berwarna merah yang memenuhi jalanan. Sebuah parkiran penuh mobil terlihat terendam dalam air merah darah. Menurut Russia Today, dilansir Express.co.uk pada Senin (9/7), penduduk setempat takut bahwa hujan tersebut merupakan sebuah pertanda wabah yang pernah disebutkan dalam Alkitab.

Seorang saksi berkata bahwa hujan berwarna merah tersebut sangat mengerikan dan terlihat seperti sebuah film horor. "Ini seperti film horor, ada hujan berdarah," ujar salah satu penduduk di sana.

Sementara itu, untuk menjawab mengenai kekhawatiran yang berkembang mengenai turunnya hujan darah tersebut, pemilik pabrik Nadezhdinsky, Nornickel, menjelaskan. Menurutnya, hujan berwarna merah tersebut bukan merupakan tetesan darah dari langit. Ia juga mengaskan bahwa ini bukan karena cuaca aneh maupun wabah.

Nornickel mengatakan bahwa warna merah tersebut berasal dari karat. Lebih spesifik lagi, hujan yang diwarnai oleh partikel-partikel karat yang baru-baru ini diambil dari salah satu bengkel pabrik. Karat yang dikumpulkan dari proses pembersihan harusnya diambil dan dibuang. Akan tetapi, hembusan angin tiba-tiba meniup beberapa partikel menjauh dan justru bergabung dengan partikel hujan.

Di sisi lain, kasus ini bukan merupakan yang pertama. Pada September tahun 2016, pabrik Nadezhdinsky juga menyebabkan hujan yang tidak biasa. Akibatnya, mereka harus membayar sejumlah denda.

Hujan berwarna merah juga sempat menjadi sorotan utama pada tahun 2001 yang lalu. Orang-orang di Kerala, negara bagian di India bagian barat daya juga menjadi saksi dari kejadian tak biasa tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, hujan berwarna merah di sana ternyata disebabkan oleh alga yang termasuk dalam genus Trentepohlia.

You can share this post!

Related Posts