Polisi Resmi Tahan Ratna Sarumpaet, Ungkap Kemungkinan Ada Tersangka Baru?
WowKeren/Fernando
Nasional

Polisi juga mengungkapkan alasan menahan Ratna Sarumpaet usai menangkapnya di bandara.

WowKeren - Pihak kepolisian secara resmi menahan Ratna Sarumpaet karena kasus hoax yang melibatkan namanya. Seperti yang telah diketahui, Ratna memang telah mengakui kebohongannya soal foto lebam wajahnya yang ternyata bukan karena dikeroyok melainkan akibat operasi plastik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengumumkan secara resmi penahanan Ratna ini pada Jumat (5/10). Penahanan Ratna ini akan dilakukan selama 20 hari ke depan. Selain itu, Ratna sendiri rupanya sudah menandatangani surat penahanannya.

"Penyidik setelah melakukan penangkapan dan mulai malam ini penyidik melakukan penahanan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta, pada Jumat (5/10). "Dimulai malam ini, yang bersangkutan tersangka sudah menandatangani."

Dalam kesempatan itu, polisi juga menjelaskan alasan penahanan Ratna. Menurut Kombes Argo, Ratna ditahan agar tak melarikan diri, mengulangi perbuatannya dan mencegah menghilangkan barang bukti.


"Alasannya adalah subjektivitas penyidik," ungkap Kombes Argi. "Jangan sampai melarikan diri, jangan sampai mengulangi perbuatan, dan menghilangkan barang bukti."

Kombes Argo menuturkan pihak kepolisian telah melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap Ratna. Termasuk melakukan penggeledehan di kediaman Ratna.

"Yang bersangkutan tadi malam kita tangkap, kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya dan dilakukan pemeriksaan. Jadi setelah pemeriksaan, karena kita mau melakukan penggeledahan, pemeriksaan dihentikan sementara," tutur Kombes Argo. "Setelah itu, setelah penggeledahan rumahnya, kita kan menemukan hasil penggeledahan, ada laptop, kemudian ada buku agenda, ada flashdisk, kemudian ada baju yang digunakan."

Selain itu Kombes Argo juga mengungkapkan soal kemungkinan ada tersangka baru. Namun hal itu tentunya harus menunggu hasil penyelidikan terlebih dahulu.

"Semua kemungkinan bisa terjadi ya," pungkas Kombes Argo. "Tergantung dari pengembangan kasus dari penyidik seperti apa ya."

(wk/rays)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait