Banyak Warga Tinggali Daerah Rawan Longsor, BNPB: Pemerintah Harus Atur Masalah Perizinan
Nasional

Saat ini masih banyak warga yang menempati daerah-daerah rawan longsor.

WowKeren - Longsor di Sukabumi yang menimbun 30 rumah warga belum lama ini cukup menjadi sorotan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Seperti diketahui sebelumnya, penyebab longsor tersebut salah satunya diakibatkan oleh perubahan fungsi lahan menjadi area persawahan.

Hal itu membuat struktur tanah menjadi gembur sehingga rawan longsor. Ditambah dengan curah hujan yang tinggi di musim hujan, bencana longsor cukup menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di sejumlah wilayah di Indonesia.

Selain Sukabumi, BNPB menyebut masih ada daerah rawan longsor lainnya, seperti Bukit Barisan di Sumatera, Pulau Jawa bagian selatan, Bali, Sulawesi, hingga Papua. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo, menyatakan peta daerah yang rawan longsor tersebut bisa diakses. Sehingga, tidak ada alasan bagi pemerintah maupun masyarakat untuk tidak mengetahui daerah rawan longsor.

“Pemda harus menempatkan betul-betul bagaimana penataan ruang tadi,” kata Sutopo di Graha BNPB pada Rabu (2/1). “Memperhatikan pada peta rawan bencana.”

Terkait longsor di Cisolok, Sukabumi, sebetulnya Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sudah mengkategorikan daerah tersebut rawan longsor. Namun, masih ada saja warga yang tinggal di area itu.


Sutopo mengatakan bahwa saat ini masih banyak warga yang mendiami area rawan longsor. Ia menyebut bahwa pemerintah setempat seharusnya memiliki kebijakan terkait masalah perizinan tempat tinggal warga.

“Ketika terjadi hujan, mudah sekali longsor menimbun rumah yang ada,” lanjut Sutopo. “Mengapa bisa seperti ini? Harusnya tugas pemerintah terkait dengan masalah perizinan. Ini harus diatur.”

Banyaknya warga yang masih menempati daerah rawan longsor berkaitan dengan fenomena jumlah penduduk Indonesia yang kian bertambah. Jika hal ini tidak dikendalikan, maka bencana longsor akan terus meningkat.

“Jika tidak dikendalikan, bertambahnya jumlah penduduk, mereka akan menempati daerah-daerah yang seperti ini (rawan longsor),” tambah Sutopo. “Sehingga bencana longsor akan terus meningkat.”

Untuk meminimalisir korban longsor, Sutopo menyarankan agar pemerintah memberikan edukasi bencana kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat menjadi tahu apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait