'Aquaman' Tak Masuk Nominasi Oscar 2019, James Wan Kecewa
Film

James bahkan mencoba menjelaskan kepada penggemar betapa detailnya efek yang ia garap untuk film 'Aquaman'.

WowKeren - Para penggemar yang telah menyaksikan "Aquaman" tentunya setuju jika film yang dibintangi oleh Jason Momoa ini disebut sukses menjadi sajian penutup akhir tahun 2018. Secara keseluruhan, sebagian besar penggemar dan kritikus menyebut bahwa "Aquaman" merupakan salah satu karya terbaik yang pernah dibesut oleh DCEU sejauh ini. Bahkan tak hanya membawa perubahan signifikan bagi masa depan DCEU, "Aquaman" rupanya juga memberikan efek besar bagi standar film superhero secara keseluruhan.

Hal ini lantaran film yang mengisahkan dunia bawah laut tersebut berhasil mengungguli sederet proyek garapan Marvel Cinematic Universe (MCU). Tak tanggung-tanggung, "Aquaman" tercatat berhasil mengalahkan pencapaian sepuluh film MCU. Di antaranya adalah "Captain America: The Winter Soldier", "Doctor Strange", "Thor: The Dark World", "Iron Man 2", "Ant-Man and the Wasp" , "Iron Man", "Ant-Man", "Thor", "Captain America: The First Avenger", serta "The Incredible Hulk".


Dengan hasil ini, tentunya "Aquaman" berpotensi menggeser standar emas film-film superhero yang sebelumnya dipegang oleh MCU. Apalagi sebelumnya "Aquaman" juga membuktikan dominasinya dalam menguasai pasar Tiongkok, di mana film yang mengisahkan sosok Arthur Curry ini berkesempatan tayang di negeri Tirai Bambu itu hingga dua bulan lamanya, mengingat bahwa biasanya film asing hanya diizinkan untuk tayang selama 30 hari di negara tersebut.

Namun pencapaian gemilang ini rupanya tak cukup membawa "Aquaman" untuk mengukuhkan namanya dalam nominasi Oscar 2019. Bahkan sutradara "Aquaman", James Wan, merasa cukup kecewa lantaran film garapannya tidak masuk dalam ketegori Best Visual Effects alias Visual Efek Terbaik.

Dilansir Aceshowbiz pada Senin (7/1), para anggota Academy's Visual Effects Branch Executive Committee baru-baru ini meluncurkan daftar singkat film yang masuk dalam kategori Visual Efek Terbaik. Di antaranya adalah "First Man", "Avengers: Infinity War", "Black Panther" dan "Ant-Man and the Wasp".

Sebelumnya, "Aquaman" sendiri masuk dalam daftar 20 film kategori tersebut. Namun setelah dikerucutkan, film yang juga dibintangi oleh Amber Heard ini justru keluar dari nominasi.

Menanggapi hal ini, James Wan kemudian mengecam para juri Oscar karena telah mengabaikan kerja keras para krunya. Sutradara seri "The Conjuring" ini kemudian mengunggah proyek mereka dan membagikannya kepada Kelvin Mcllwain yang tidak lain adalah supervisor visual effects-nya (VFX).

"Kelvin, kamu dan departemenmu adalah pahlawan tanpa tanda jasa dari film ini," ungkap James. "Faktanya bahwa rekan-rekan VFX-mu di Academy (Academy Awards) tidak mengakui atau menghargai kontribusi kita semua pada film dan bioskop adalah hal yang memalukan."

Tak butuh waktu lama, Kelvin Mcllwain pun turut memberi tanggapan dan menyetujui ucapan James. "Aku bersamamu James. Sangat mengejutkan bagi semua orang bahwa kita tidak berada dalam 10 film terakhir yang akan ditampilkan di Academy untuk VFX," kata Kelvin.

Setelahnya, James juga mencoba menjelaskan kepada penggemar betapa detailnya efek kecil dan sangat penting untuk film "Aquaman". Bahkan sutradara yang melambungkan namanya lewat seri film "Insidious" ini juga menmbagikan artikel di akun Twitter miliknya tentang bagaimana dirinya dan seluruh kru film fokus untuk menggarap efek visual rambut panjang Jason Momoa agar adegan di bawah laut terlihat nyata.

"Ini adalah wawasan kecil yang hebat tentang komponen ONE VFX (yang ada banyak)," tulis James. "Rambut panjang dan janggut Momoa sangat menyebalkan, tapi akhirnya itu menjadi isyarat visual yang penting untuk membantu menjual tampilan bawah air."

Di sisi lain, daftar resmi nominasi Oscar akan diumumkan pada 22 Januari mendatang. Sedangkan malam puncak ajang penghargaan prestisius ini akan berlangsung pada 24 Februari.

You can share this post!

Related Posts