Pelaku Hoaks Suara Tercoblos Ditangkap, Kubu Prabowo Mengaku Tak Kenal
Instagram/indonesiaadilmakmur
Nasional

Salah satu tersangka hoaks surat suara yang ditangkap di Bekasi diduga merupakan Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional Prabowo.

WowKeren - Berita mengenai adanya tujuh kontainer surat suara yang telah tercoblos sempat meresahkan publik. Nama Wasekjen Partai Demokrat pun ikut terseret dalam kasus ini. Andi Arief sempat dilaporkan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin karena cuitan di akun Twitter miliknya.

Namun, polisi kini telah menangkap pelaku hoaks yang sebenarnya. Hingga kini, jumlah tersangka yang terlibat dalam penyebaran berita bohong tersebut ada empat orang. Salah satu tersangka diduga merupakan Ketua Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo, Bagus Bawana Putra.


Badan Nasional Pemenangan (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan bahwa pihaknya tidak mengenal tersangka tersebut. Juru Bicara BPN, Andre Rosiade, menegaskan bahwa nama Bagus sebagai Kornas Prabowo tak ada di dalam daftar relawan BPN Prabowo-Sandi. Hal itu mantap ia sampaikan setelah melakukan pengecekan ke Direktorat Relawan Prabowo-Sandi.

"Kami tidak mengenal Saudara Bagus," kata Andre saat dikonfirmasi wartawan pada Selasa (8/1). "Saya sudah mengecek ke Direktorat Relawan Prabowo-Sandi, tidak ada yang namanya Bagus itu. Tidak terdaftar dalam inventori relawan kita di Direktorat Relawan Prabowo-Sandi."

Meskipun begitu, Andre sangat mendukung langkah polisi dalam menangkap pelaku penyebar hoaks surat suara. Ia meminta agar pelakunya diproses secara hukum jika memang dinyatakan bersalah. Ia mempercayakan penanganan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak yang berwajib.

"Silakan polisi memproses hukum saja, kalau dinyatakan bersalah, silakan polisi memproses hukum saja," tegas Andre. "Kami serahkan sepenuhnya ke proses hukum yang berlaku."

Bagus diduga telah membuat pesan suara yang menyatakan bahwa terdapat tujuh kontainer surat suara tercoblos. Sebelumnya, polisi telah berhasil membekuk tiga pelaku lainnya di sejumlah daerah yang berbeda. Mereka ada yang ditangkap di Brebes, Bogor, dan Balikpapan. Bagus sendiri ditangkap oleh petugas di Bekasi pada Senin (7/1).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan dengan memintai keterangan Bagus dan mengaitkannya dengan bukti yang ada. Dari situ nantinya akan terbukti peran Bagus.

You can share this post!

Related Posts