Teori Penggemar, Jentikan Jari Thanos Diduga Kuat Ciptakan Semesta Lain
Marvel Studios
Film

Jentikan jari Thanos diduga tidak melenyapkan separuh populasi semesta, melainkan membelahnya menjadi dua bagian.

WowKeren - Seiring dengan popularitas yang didapat oleh film-film "The Avengers", tentunya tak mengherankan jika penggemar begitu antusias menanggapi setiap detail dari seri terakhir franchise ini, "Avengers: Endgame". Bahkan saking antusiasnya, sejumlah penggemar tak segan membuat teori-teori terkait plot atau alur cerita yang akan disajikan dalam seri lanjutan "Avengers: Infinity War" tersebut.

Para penggemar yang sudah menyaksikan "Avengers: Infinity War" pasti mengetahui bahwa film tersebut menyisakan duka massal lantaran Thanos (Josh Brolin) berhasil mengumpulkan keenam Infinity Stones dan melenyapkan sebagian populasi alam semesta. Bahkan sejumlah superhero juga turut menjadi korban dari ulah sang supervillain tersebut. Mulai dari Doctor Strange (Benedict Cumberbatch), Spider-Man (Tom Holland), Black Panther (Chadwick Boseman), hingga anggota Guardians of the Galaxy.


Perjuangan para Avengers yang tersisa untuk mengalahkan Thanos dan mengembalikan keseimbangan alam semesta tentunya akan menjadi garis besar dalam "Avengers: Endgame" mendatang. Selain itu, selama ini penggemar yakin jika para superhero yang lenyap akibat ulah Thanos akan kembali dihidupkan. Namun tentunya, bagaimana cara mereka melakukan hal tersebut masih menjadi tanda tanya besar di kalangan penggemar. Terlebih, hingga kini Marvel Studios dan para pemeran yang terlibat seolah enggan memberikan bocoran.

Di tengah kebingungan itu, belum lama ini seorang penggemar menuturkan teorinya berkaitan dengan hal tersebut. Dilansir Comic Book pada Sabtu (12/1), seorang pengguna Reddit yang juga pecinta film MCU mengatakan bahwa jentikan jari Thanos bukanlah proses untuk melenyapkan separuh populasi semesta, melainkan membelahnya menjadi dua bagian.

Dalam teorinya, penggemar tersebut juga mengatakan bahwa superhero yang berubah menjadi debu tidaklah mati. Mereka hanya sedang berada di semesta berbeda yang berjalan pada waktu yang sama dengan lini masa saat ini. Ini artinya, Thanos telah menciptakan keseimbangan sejati di semesta dengan sumber daya untuk tiap populasi. Hal ini juga berarti bahwa Avengers yang ada di semesta asli harus mencari jalan untuk masuk ke semesta kedua.

Lebih lanjut, penggemar ini juga menuturkan jika Quantum Realm akan berperan besar untuk menyatukan kedua semesta tersebut. Oleh karena itu, pada akhir trailer "Avengers: Endgame", sosok Scott Lang (Paul Rudd) diperlihatkan tengah mencari para Avengers yang tersisa dengan membawa mobil milik Hank Pym (Michael Douglas) yang menjadi alat untuk bisa mengakses Quantum Realm. Dengan kata lain, Scott mungkin saja bisa menjadi kunci penjelajahan antara dua semesta ini melalui Quantum Realm tersebut.

Teori ini memang terdengar masuk akal sekaligus rumit. Bahkan sejumlah penggemar lain menyetujui teori tersebut dan mungkin saja Marvel benar-benar akan memasukkan alur cerita seperti ini.

Meski demikian, teori ini hanyalah sebatas spekulasi yang belum terbukti kebenarannya. Apalagi mengingat bahwa selama ini Marvel Studios dikenal selalu menjaga kerahasiaan setiap film garapannya dengan rapat-rapat, pun juga tak segan mengecoh penggemar dengan memberikan spoiler palsu. Belum lagi fakta bahwa Anthony dan Joe Russo yang menggarap film ini menyebut jika mereka mungkin saja tak akan mengikuti alur yang disajikan di Marvel Comics, sehingga plot seri terakhir "The Avengers" ini makin sulit ditebak.

Di sisi lain, penggemar tentunya baru bisa membuktikan kebenaran teori ini setelah menyaksikan "Avengers: Endgame" secara langsung. Rencananya, seri penutup 22 film MCU tersebut akan dirilis pada 26 April mendatang.

You can share this post!

Related Posts
Loading...