Dalam pidato 'Indonesia Menang', Prabowo meminta aparat kepolisian untuk setia kepada bangsa dan negara, bukan kepada individu.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 16 Januari 2019 - 09:26 WIB
WowKeren - Calon Presiden Prabowo Subianto meminta aparat kepolisian untuk setia kepada bangsa dan negara, bukan kepada individu. Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo kala menyampaikan pidato bertema "Indonesia Menang" pada 14 Januari 2019.
"Setialah kepada bangsa dan negara. Jangan kepada individu-individu. Kita harus yakin rakyat Indonesia mendambakan aparatnya berbuat yang terbaik untuk mereka," ujar Prabowo dalam orasinya. "Tidak ada kekuasaan yang langgeng kalau tidak dicintai rakyatnya sendiri."
Menanggapi hal tersebut, Polri pun buka suara. Polri menegaskan bahwa mereka telah menjalankan tugas, pokok, dan fungsinya (tupoksi) sesuai dengan kehendak rakyat dan kepentingan bangsa.
"Kita enggak tahu maksudnya apa itu," tutur Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen M Iqbal, Senin (14/1). "Polri dari dulu sampai saat ini tugas pokok fungsinya itu adalah melayani, melindungi, mengayomi masyarakat, menjamin keamanan masyarakat, dari dulu setia kepada bangsa dan rakyatnya."
Iqbal pun menunjukkan beberapa bukti nyata yang menunjukkan bahwa Polri telah bekerja sesuai dengan tugasnya. Di antaranya adalah kesuksesan Asian Games 2018, Asian Para Games, hingga IMF World Bank Annual Meeting di Bali.
"Pada 2018 alhamdulillah aman, event-event besar Asian Games, Asian Para Games, IMF World Bank, alhamdulillah kita aman," terang Iqbal. "Itu artinya kita setia kepada negara, dan banyak lagi event yang sudah kita lakukan, bersama TNI kami melaksanakan hal itu, lalu mengatasi bencana juga, itu adalah bukti bahwa kami mendahulukan kepentingan bangsa, rakyat, dan negara."
Tak hanya kesuksesan acara besar di Indonesia, Iqbal juga membahas kasus hoaks yang marak terjadi. Ia menegaskan bahwa Polri telah menjalankan proses hukum dan memberantas hoaks untuk kepentingan negara, bukannya kepentingan individu.
"Kalau memang ada pelanggaran hukum, siapa pun orangnya kan equality before the law (asas persamaan di mata hukum), persamaan hak di muka hukum demi rakyat dan bangsa, kami harus menjamin kepastian hukum itu, kami akan melaksanakan proses hukum," tutur Iqbal. "Misalnya hoaks, baru-baru ini ada hoaks 7 kontainer. Itu sudah membuat onar, onar itu bukan berarti mengadu fisik saja, tetapi orang yang membuat bingung rakyat. Atas nama bangsa negara dan rakyat, kami melaksanakan proses hukum."
Menurut Iqbal, Polri akan selalu menindak pihak-pihak yang mengusik individu. Karena memang itulah tujuan pelayanan Polri.
"Permasalahannya, kalau ada individu yang terusik dan sebagainya, ya, itulah tugas penegak hukum," jelas Iqbal. "Siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum, Polri akan menindaknya, itu juga tugas demi bangsa, negara, dan masyarakat."
(wk/Bert)