Prabowo Subianto Sebut Garuda Indonesia Bangkrut, Ini Tanggapan Sang Direktur Utama
Instagram/garuda.indonesia
Nasional

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut bahwa pemerintah salah mengelola Negara, sehingga BUMN terancam bangkrut.

WowKeren - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut bahwa pemerintah saat ini salah mengelola Negara dalam pidato "Indonesia Menang", Senin (14/1). Akibatnya, menurut Prabowo, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terancam bangkrut.

"Negara yang membiarkan BUMN kita, Pertamina, Garuda, pembawa bendera Indonesia yang hadir dalam kemerdekaan, sekarang dalam keadaan kalau bisa dibilang ya bangkrut," ujar Prabowo dalam pidatonya. "Pertamina, PLN, Krakatau steel, sekarang utangnya mengerikan. Kalau ada BUMN yang untung, untungnya pun tak seberapa."

Secara spesifik, Prabowo menyebut maskapai penerbangan Garuda Indonesia tengah mengalami kebangkrutan. Menanggapi pernyataan Prabowo, Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, buka suara.

Ari membantah tudingan bahwa perusahaannya mengalami kebangkrutan. Menurut Ari, perseroannya saat ini masih tetap beroperasi. Meski demikian, ia mengaku bahwa Garuda Indonesia kini tengah menghadapi berbagai tantangan.

"Garuda Indonesia kalau bangkrut mungkin saya sudah tidak di sini (perusahaan)," tutur Ari di Jakarta, Selasa (14/1). "Kalau dibilang challenging, yes."


Dirut itu menyebut bahwa hingga saat ini, Garuda Indonesia masih merugi. Meski demikian, kerugian tersebut tidak sampai membuat maskapai penerbangan milik Negara itu bangkrut.

"Kami listed company, setiap 3 bulan bisa dilihat laporan keuangannya," ujar Ari. "Dari 2016 kita rugi Rp 3,6 triliun, per September kemarin rugi sekitar Rp 2 triliunan."

Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat bisa melihat langsung kondisi keuangan Garuda Indonesia karena perusahaan tersebut tercatat di pasar modal. Dengan demikian, pihaknya wajib memberikan informasi secara berkala pada publik.

"Garuda Indonesia terbuka, enggak ada yang ditutup-tutupi," terang Ari. "Struktur cost-nya juga kami sampaikan setiap paparan publik."

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno juga telah memberikan tanggapannya terkait klaim Prabowo tersebut. Ia meminta Ketua Umum Gerindra tersebut agar tak sekedar asal bicara dan menunjukkan bukti.

Menurut Menteri Rini, meski Garuda Indonesia mendapat banyak kerugian, namun kondisi maskapai penerbangan tersebut masih baik-baik saja. Pasalnya, kerugian tersebut bisa ditekan dan kini tengah diatasi.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait