Viral Mie Ayam Rp2.000 di Sragen, Sang Penjual Beber Alasan Khusus
Nasional

Sebagai makanan favorit semua kalangan, mie ayam tak hanya lezat tapi juga terjangkau.

WowKeren - Mie ayam, salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia yang tak hanya melekat di hati para orang dewasa, tapi juga remaja hingga anak-anak. Tak jarang jika keberadaan mie ayam ini bisa dijumpai di sekolah-sekolah. Pasalnya, selain lezat mie ayam biasanya dipatok dengan harga yang ramah di kantong.

Namun, apa jadinya jika mie ayam tersebut hanya dibanderol seharga Rp2.000,- saja? Tentu hal ini menimbulkan rasa tidak percaya bagi siapapun yang mendengarnya.


Adalah Rika, penjual mie ayam di Desa Grasak, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah yang menjual mie ayam hanya seharga Rp2.000,-. Karena kelewat murah, mie ayam buatannya sempat viral di media sosial.

Rika telah berjualan mie ayam sejak akhir 2018. Sebelumnya, ia sempat membantu tantenya berjualan di sekolah yang ada di Gondang. Namun, karena khawatir akan buah hatinya, ia akhirnya memutuskan untuk berjualan di rumahnya sendiri. Dengan begitu ia lebih mudah mengawasi anaknya.

"Dulu saya ikut bantu jualan bulik (tante) di dekat MTs 1 Gondang," kata Rika dilansir Tribunjateng.com pada Sabtu (19/1). "Karena anak saya nggak ada yang jagain, ya sudah saya jualan di rumah saja."

Ternyata tak hanya Rika dan tantenya saja yang berjualan mie ayam, mertua dan kakaknya juga mengais rezeki dengan cara yang sama. Mereka menjual mie ayam di rumah masing-masing.

Meskipun harganya sangat murah, Rika mengaku tidak tekor. Justru, laba yang ia dapat malah membuat sang tante iri. Bagaimana tidak, dalam sehari ia bisa menjual hingga seratus porsi mie ayam. Jika dirata-rata, laba bersih yang ia dapat setiap harinya sekitar Rp70 ribu.

"Alhamdulillah nggak rugi," lanjut wanita berusia 25 tahun itu. "Bulek saya yang berjualan mie ayam malah iri dengan laba yang saya dapat."

Ternyata Rika mempunyai alasan mengapa dirinya menjual mie ayam dengan harga yang sangat murah. Tak lain tak bukan, adalah agar anak-anak juga bisa membelinya.

"Saya menjual Rp2.000 biar anak-anak juga bisa beli," papar Rika. "Apalagi anak muda hingga orang tua."

Meskipun laba yang ia dapat tak seberapa, namun Rika bersyukur. Sebab, sambil berjualan dia bisa tetap menjaga anaknya.

Selain itu, ia tak perlu bersedih lagi jika anaknya merengek untuk membeli jajan. "Yang penting saya tidak rugi. Bisa jualan, jaga anak, bisa beliin jajan anak," sambung Rika.

You can share this post!

Related Posts