Akhirnya Terungkap, Inilah Cara Steve Trevor Hidup Kembali di 'Wonder Woman 1984'
Warner Bros. Pictures
Film

Alih-alih jadi bagian dari halusinasi Diana Prince seperti yang diduga penggemar, rupanya Steve benar-benar akan dihidupkan kembali.

WowKeren - Semenjak Chris Pine mengonfirmasi kemunculannya di "Wonder Woman 1984", penggemar pun mulai bertanya-tanya bagaimana caranya karakter Steve Trevor yang ia perankan kembali terlibat dalam film ini. Padahal seperti yang diketahui, karakter yang menjadi love interest dari Diana Prince (Gal Gadot) ini sudah tewas dalam film pertamanya, "Wonder Woman".

Alhasil, kemunculan Steve ini pun menghasilkan banyak spekulasi di kalangan penggemar. Banyak yang menduga jika kemungkinan besar kembalinya Chris Pine sebagai Steve Tervor merupakan bagian dari halusinasi atau mungkin sedikit kilas balik dari Diana Prince. Apalagi mengingat  dalam film "Batman v Superman: Dawn of Justice" dan "Justice League", Diana masih merasakan kesedihan akibat meninggalnya Steve.


Namun kini, tampaknya pertanyaan-pertanyaan tersebut telah menemukan titik temu. Dilansir We Got this Covered pada Selasa (22/1), salah seorang sumber menjelaskan bagaimana Steve akan kembali di sekuel ini. Alih-alih halusinasi seperti yang diduga penggemar, rupanya karakter ini benar-benar akan dihidupkan kembali.

Sumber ini menyebut jika Steve akan dihidupkan oleh salah satu villain bernama Maxwell Lord, yang kemungkinan besar diperankan oleh Pedro Pascal. Maxwell Lord dikisahkan mencari artefak mistis yang akan memberinya kekuatan luar biasa. Untuk melancarkan misinya ini, Maxwell rupanya meminta bantuan pada Barbara Ann Minerva yang diperankan oleh Kristen Wiig.

Namun nahasnya, artefak yang ditemukan oleh Barbara justru mengubahnya menjadi Cheetah, villain utama yang dikisahkan bakal menjadi lawan tangguh Diana Prince. Menariknya, Cheetah dikabarkan tak hanya memusuhi Diana, namun juga menyerang Maxwell Lord.

Maxwell Lord pun kemudian meminta Diana Prince untuk mengalahkan Cheetah. Dan sebagai imbalannya, arkeolog tersebut akan menggunakan artefak kuno untuk menghidupkan kembali Steve Trevor.

Tentunya alur ini terdengar amat masuk akal, mengingat bahwa hingga kini DC sendiri belum mengungkapkan karakter yang akan diperankan oleh Pedro Pascal. Meski demikian, kabar ini tentunya belum terbukti kebenarannya, menilik bahwa hingga kini plot dan detail "Wonder Woman 1984" sendiri masih ditutup rapat oleh pihak studio.

Namun terlepas dari hal tersebut, "Wonder Woman 1984" sendiri akan mengambil setting waktu saat Perang Dingin terjadi, dimana sang Wonder Woman bakal bertarung menghadapi tentara Uni Soviet. Warner Bros juga mengumumkan bahwa film ini diundur selama tujuh bulan.

Awalnya, film ini dijadwalkan rilis pada 1 November 2019, namun diundur hingga 5 Juni 2020. Salah satu perwakilan Warner Bros, yakni Jeff Goldstein mengatakan bahwa perubahan jadwal rilis ini memang sengaja dilakukan untuk memperoleh keuntungan lebih besar nantinya. Bahkan Jeff juga mengklaim bahwa keputusan ini membuat "Wonder Woman 1984" dirilis pada waktu yang tepat.

"Kami telah sukses luar biasa merilis film 'Wonder Woman' pertama selama musim panas, jadi ketika kami melihat kesempatan untuk mengambil keuntungan dari lanskap persaingan yang berubah, kami melakukannya. Gerakan ini membuat film itu berada tepat di tempatnya (seharusnya)," ungkap Jeff dalam pernyataannya.

You can share this post!

Related Posts