Pendiri sekaligus pemilik gurita bisnis Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja, tutup usia pada 26 Januari 2019.
- Bertilia Puteri
- Senin, 28 Januari 2019 - 07:48 WIB
WowKeren - Kabar duka datang dari dunia bisnis Tanah Air. Pendiri sekaligus pemilik gurita bisnis Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja, tutup usia pada 26 Januari 2019 di kediamannya di Jakarta. Eka meninggal dunia pada usia 98 tahun.
Mendiang Eka disebut meninggal karena faktor usia. Hal ini disampaikan oleh Managing Director Sinar Mas, Gandi Sulistiyanto.
"Beliau wafat karena usia lanjut, tidak ada penyakit yang secara khusus diderita beliau," jelas Gandi kala ditemui di RSPAD, Jakarta Pusat, Minggu (27/1). "Beliau dalam keadaan sehat selama ini. Hidup normal hingga usia beliau 98 tahun."
Gandi pun menjelaskan bahwa hingga akhir hayatnya, mendiang tinggal di kediamannya sendiri di Jakarta. Pengusaha yang masuk jajaran orang terkaya di Indonesia ini meninggal pada pukul 19.43 WIB.
"Beliau tinggal di Jakarta hingga akhir wafatnya. Beliau tidak tinggal di luar negeri," jelas Gandi. "Wafatnya di kediaman, bukan di rumah sakit. Jadi beliau tadi malam (26/1) wafat jam 19.43 WIB di kediaman beliau."
Jenazah Eka pun disemayamkan di rumah duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Sejak Minggu pagi hingga sore, diadakan acara keluarga di rumah duka tersebut. Sementara itu, para pelayat lain yang hendak memberikan penghormatan terakhir bisa hadir di lokasi pada pukul 19.00 WIB setelah acara keluarga selesai.
"Para pelayat dapat menyampaikan belasungkawa pada hari Minggu (27/1) mulai pukul 19.00 WIB," terang Gandi. "Setelah prosesi dari keluarga usai."
Menurut Gandi, jenazah Eka akan dimakamkan pada 2 Februari 2019 mendatang. Mendiang akan dikebumikan di pemakaman keluarga yang berada Desa Marga Mulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
"Almarhum akan dikebumikan di makam keluarga di Karawang pada Sabtu (2/2)," ujar Gandi. "Waktunya belum ditentukan. Namun pada Sabtu pagi antara pukul 08.00 sampai 09.00 WIB."
Diketahui, mendiang Eka memulai bisnisnya dari nol dengan membantu ayahnya menjajakan dagangannya dari pintu ke pintu. Dengan keulatannya, Eka sukses menjadi salah satu konglomerat serta orang terkaya di Indonesia. Forbes beberapa waktu lalu menaksir total kekayaan mendiang Eka mencapai USD8,6 miliar atau sekitar Rp120,96 triliun.
(wk/Bert)