Warga diminta untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup saat akan melakukan pengeboran sumur dalam.
- Wahyu
- Selasa, 29 Januari 2019 - 08:59 WIB
WowKeren - Warga Kelurahan Manggar, Balikpapan, Kalimantan Timur dibuat panik oleh ledakan dari dalam sumur bor. Bagaimana tidak, sumur bor air yang memiliki kedalaman lebih dari 20 meter mengeluarkan semburan air bercampur gas.
Kejadian bermula ketika seorang warga menggali tanah untuk mencari sumber air. Ketika digali, lubang hasil galian tak hanya menyemburkan air tapi juga gas. Warga yang mencium aroma gas sontak panik.
Kemudian terjadi ledakan yang menghanguskan sedikitnya lima rumah warga. Ledakan terjadi saat petang hari usai Maghrib. "Nah, habis Maghrib tadi, ada ledakan kemudian mengeluarkan api," kata BPBD Kota Balikpapan, Suseno, dilansir dari merdeka.com, Selasa (29/1).
Tim pemadam segera dikerahkan untuk mengatasi api yang melahap rumah warga. Air terus disemprotkan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang yang masih menyala.
"Tinggal pendinginan," kata petugas BPBD Usman di balikpapan pada Senin (28/1). "Kami terus semprotkan air untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tertinggal."
Suseno mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Pertamina Hulu Mahakam untuk melakukan pengecekan. Sebab, penanganan semburan air yang disertai gas tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, tetapi harus berpengalaman.
"Kita sudah koordinasi dengan Pertamina Hulu Mahakam, untuk membantu pengecekan," lanjut Suseno. "Karena mereka kan berpengalaman untuk (penanganan semburan air disertai gas) itu ya.".
Meski tidak memakan korban jiwa ataupun luka-luka warga diimbau untuk tidak mendekati sumber air yang mengeluarkan semburan gas tersebut. "Diperlukan kehati-hatian semua pihak ya, masyarakat agar tidak mendekat," imbuh Suseno.
Pengeboran telah dilakukan sejak tiga hari yang lalu. Seorang pekerja penggali sumur, Golan, mengatakan bahwa kedalaman sumur tersebut mencapai 40 meter. Saat penggalian, yang keluar hanya air dan pasir.
"Kedalaman 40 meter, yang keluar air dan pasir," kata Golan dilansir Okezone pada Selasa (29/1). "Enggak khawatir memang yang keluar murni air saja."
Belum diketahui berapa kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran ini. Walikota balikpapan Rizal Effendi juga meminta warga untuk berhati-hati dan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup saat akan melakukan penggalian sumur dalam.
(wk/wahy)