Surat imbauan Kemenpora untuk memutar dan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya' di bioskop beredar pada Rabu (30/1).
- Bertilia Puteri
- Jumat, 01 Februari 2019 - 15:07 WIB
WowKeren - Baru-baru ini beredar surat imbauan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tentang pemutaran lagu nasional "Indonesia Raya" sebelum pemutaran film. Pihak Kemenpora juga telah membenarkan adanya surat imbauan tersebut.
Namun, tak lama setelah surat imbauan tersebut beredar, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi justru mencabutnya. Menurut Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto, surat tersebut resmi dicabut karena ada penolakan yang tinggi dari publik.
Kemenpora juga meminta maaf karena telah menimbulkan polemik dengan surat imbauan tersebut. Diketahui, surat tersebut juga menuai pro kontra di kalangan warganet. Ada pihak yang merasa imbauan tersebut merupakan terobosan yang baik, namun ada pula yang merasa Kemenpora terlalu berlebihan.
"Surat himbauan tentang menyanyikan lagu Indonesia Raya di setiap jelang pemutaran film di bioskop sudah dicabut," terang Gatot dalam keterangan tertulis, Jumat (1/2). "Hal itu atas dasar berbagai pertimbangan dan juga karena resistensi dan kegaduhannya yang sangat tinggi. Mohon maaf."
Menpora Imam Nahrawi rencananya akan menggelar konferensi pers di kantornya Jumat (1/2). Konferensi ini akan membahas kegaduhan yang ditimbulkan oleh imbauan tersebut.
Surat imbauan yang beredar dibuat dalam kop resmi Kemenpora dan ditandatangani Imam Nahrawi pada 30 Januari 2019. Surat bernomor 1.30.1/Menpora/I/2019 tersebut ditujukan pada para pengelola bioskop di seluruh Indonesia.
Berdasarkan surat tersebut, Menpora menyatakan ingin meningkatkan rasa nasionalisme. Selain itu, Menpora juga mengaku ingin mewujudkan generasi muda yang bangga dan cinta Tanah Air.
"Dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme dan mewujudkan generasi muda yang bangga serta cinta pada tanah air, dengan ini kami menghimbau kepada para pengelola bioskop di seluruh Indonesia untuk dapat memutarkan sekaligus menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum berlangsungnya setiap pemutaran film," bunyi surat imbauan tersebut. "Demikian himbauan ini disampaikan untuk dapat dilaksanakan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih."
(wk/Bert)