Siti Zuhro menegaskan bahwa KAHMI adalah organisasi netral sehingga tidak bisa memberikan dukungan kepada Paslon manapun.
- Wahyu
- Rabu, 06 Februari 2019 - 13:39 WIB
WowKeren - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung menyampaikan harapannya agar Joko Widodo alias Jokowi bisa kembali memimpin Indonesia untuk periode berikutnya. Pernyataan itu ia sampaikan saat memberikan pidato di acara silaturahmi untuk memperingati HUT ke-72 HMI di kediamannya di Jakarta.
"Saya di hadapan saudara-saudara sekalian ingin mendoakan," kata Akbar di kediamannya pada Selasa (5/2). "Supaya Pak Jokowi dapat melanjutkan pembangunan yang telah dirintis pada hari ini, pada tahun-tahun yang akan datang."
Diketahui, Akbar merupakan Ketua Majelis Pembina Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Meski demikian, pihak KAHMI membantah jika organisasinya disebut memberikan dukungan kepada salah satu Paslon. Hal itu dikemukakan oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI Siti Zuhro.
Siti menegaskan bahwa KAHMI bukan organisasi politik. Oleh sebab itu, ia meminta agar organisasinya tersebut tidak diseret-seret ke dalam narasi politik Pilpres.
"KAHMI tidak boleh ditarik-tarik ke politik praktis," kata Siti dilansir dari CNNIndonesia pada Rabu (6/2). "Karena memang ini bukan organisasi politik."
Peneliti LIPI tersebut mengatakan bahwa KAHMI adalah organisasi yang independen dan netral. Ia mempersilahkan jika ada anggotanya yang mendukung Jokowi-Ma'ruf. Namun dengan satu catatan, dukungan tersebut harus disampaikan secara pribadi. Bukan mengatasnamakan organisasi.
"Jadi kalau ada personal alumni yang dukung mendukung, itu menjadi tanggung jawab yang bersangkutan," tegas Siti. "Tidak boleh membawa nama organisasi."
Terkait acara yang digelar Akbar di kediamannya, Siti menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan atas nama individual, bukan organisasi. Ia menambahkan bahwa acara tersebut juga tidak dihadiri oleh presidium KAHMI. "Secara organisatoris kami tidak hadir," imbuh Siti.
Sementara itu, Jokowi yang terlihat hadir dalam peringatan HUT ke-72 HMI tersebut menyambut baik dukungan Akbar. Jokowi menilai bahwa apa yang disampaikan oleh Akbar bisa memberi pengaruh yang besar. Hal ini mengingat Akbar tak hanya merupakan politikus besar di Golkar, namun juga tokoh besar KNPI dan HMI.
"Ya kita kan tahu semua beliau kan tokoh besar di HMI, tokoh besar di Golkar, tokoh besar di KNPI, tokoh besar nasional," kata Jokowi di kediaman Akbar, Jakarta Selatan, Selasa (5/2). "Jadi apa yang beliau sampaikan pasti memiliki pengaruh yang sangat besar."
(wk/wahy)