Ini Alasan Tiket Pesawat Masih Mahal Meski INACA Sudah Sepakat Turunkan Tarif Sejak Januari
Nasional

Banyak bandara dikabarkan sepi penumpang, maskapai Lion Air turut buka suara terkait turunnya minat penggunaan transportasi udara.

WowKeren - Belakangan banyak dikabarkan beberapa bandara di Indonesia mengalami penurunan jumlah pengunjung. Sepinya penumpang transportasi udara disebut lantaran mahalnya tiket pesawat.

Masyarakat banyak mengeluhkan mengenai mahalnya tarif beberapa rute penerbangan domestik ini. Padahal, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengaku telah sepakat menurunkan harga tiket pesawat. INACA menegaskan bahwa maskpai yang sudah tergabung dengan meraka sudah menurunkan harga sejak 11 Januari 2019 lalu.

Penjelasan diberikan oleh Ketua INACA Ari Askhara, seperti dilansir TribunNews pada Selasa (12/2). "Seluruh anggota INACA, serta seluruh jajaran terkait pemangku kepentingan layanan penerbangan nasional seperti pengelola bandara, badan navigasi, hingga pemangku kepentingan lainnya telah melaksanakan pembahasan intensif terkait penurunan struktur biaya pendukung layanan kebandara udara dan navigasi agar dapat selaras dengan mekanisme pasar industri penerbangan dan daya beli masyarakat."


Di sisi lain, maskapai penerbangan Lion Air turut buka suara menanggapi hal ini. Menurut mereka, harga tiket pesawat yang dijual masih dalam batas wajar dan sesuai dengan ketentuan INACA. "Untuk harga tiket yang kami jual, masih sesuai koridor di bawah tarif batas atas," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Lebih lanjut, Kementerian Perhubungan memberikan penjelasan mengenai alasan tiket pesawat masih mahal kendati INACA sudah sepakat menurunkan tarif. Salah satu alasannya lantaran adanya siklus tahunan yang terjadi. Saat ini, tengah terjadi fase sepi penumpang alias low season. Oleh karena itulah banyak maskapai memaksimalkan tarif tiket mereka, namun masih berada di tarif batas.

"Karena airline juga butuh 'hidup' dan itu salah satu sebabnya kenapa (tiket masih mahal)," terang Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Polana B Pramesti, pada Minggu (10/2). "Sebenarnya tidak terlalu tinggi, masih batas wajar."

Sepinya penumpang di bandara dilaporkan terjadi di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Beberapa maskapai bahkan dilaporkan membatalkan penerbangannya lantaran "ditinggal" oleh penumpangnya.

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait