Putusan Anies Baswedan Rombak 1.125 Pejabat DKI Dituding Merupakan Dendam Politik
Nasional

Kritikan disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, menurutnya ada yang aneh dengan perombakan yang dilakukan Anies.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan perombakan besar-besaran dalam pemerintahannya. Anies diketahui memutuskan untuk merombak sebanyak 1.125 pejabat di lingkungan Provinsi DKI Jakarta. Jumlah tersebut ternyata merupakan salah satu yang terbesar dalam sejarah Jakarta.

Akan tetapi, rotasi pejabat yang dilakukan Anies tersebut justru dituding berbau politis. Dugaan tersebut disampaikan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. Ia mengaku heran dengan adanya perombakan besar yang dilakukan tak bertahap.

Selain perombakan yang dilakukan dalam sekali gerak, Prasetyo juga mencurigai adanya faktor suka dan tak suka. Menurutnya, perombakan ini dicurigai karena adanya tekanan dari dunia politik.

"Pertanyaannya, kalau ada camat jadi sekcam (sekretaris camat) atau lurah jadi sekkel (sekretaris kelurahan), ini aneh ini buat saya. Dan tempat-tempat itu (lokasi pemindahan) kok berbaunya politis sekali," terang Pras kepada wartawan, pada Selasa (26/2). "Akhirnya pemerintahan daerah melihat orang yang baik dicopot, diganti karena like and dislike."


Anies diketahui melakukan perombakan besar pada susunan pejabat di DKI Jakarta pada Senin (25/2) kemarin. Sayang, ia tak membeberkan secara terbuka mengenai siapa dan jabatan apa saya yang diganti.

Oleh karena itu, Prasetyo merasa ada yang aneh dengan perombakan besar-besaran oleh Anies. Ia menduga ini merupakan dendam politik. Untuk itu, Prasetyo meminta Anies untuk mempertimbangkan kembali keputusannya.

"Lurah telah meniti karier menjadi birokrat dari bawah. Jangan diturunkan karena masalah atau dendam politik. Dia kan birokrat, dia dari bawah sampai ke atas meniti karier. Dari lurah jadi sekkel kan enggak betul," jelas pria yang juga bersahabat dekat dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ini. "Jangan ada dendam politiklah, pilkada sudah selesai."

Sementara itu, Anies berharap dengan adanya perombakan tersebut bisa menghadirkan suasana baru. Tak hanya di satu atau dua tempat, namun di semua lingkungan Pemprov DKI.

"Harapannya ini membawa suasana baru di seluruh tempat," kata Anies. "Jadi bukan sekadar satu, dua, tempat yang baru tapi semua tempat akan mengalami suasana baru."

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait