Anies Baswedan Jawab Tudingan Perombakan 1.125 Pejabat DKI untuk Balas Dendam Politik
Nasional

Sebelumnya, Anies mendapatkan kritikan pedas dari Ketua DPRD DKI Jakarta lantaran merombak pejabat DKI besar-besaran.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, melakukan perombakan besar-besaran pada para pejabat DKI. Tak tanggung-tanggung, Anies melakukan perombakan jabatan pada 1.125 pejabat di lingkungan Provinsi DKI Jakarta.

Akan tetapi, keputusan Anies ini ternyata mendapatkan kritikan pedas dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. Menurutnya, keputusan Anies melakukan perombakan besar-besaran ini berbau politis. Edi juga menduga ada balas dendam politik di dalamnya.

"Pertanyaannya, kalau ada camat jadi sekcam (sekretaris camat) atau lurah jadi sekkel (sekretaris kelurahan), ini aneh ini buat saya. Dan tempat-tempat itu (lokasi pemindahan) kok berbaunya politis sekali," terang Pras kepada wartawan, pada Selasa (26/2). "Akhirnya pemerintahan daerah melihat orang yang baik dicopot, diganti karena like and dislike."

Merespon tudingan tersebut, Anies lantas buka suara. Ia membantah ada balas dendam dalam perombakan para pejabat di kalangan Provinsi DKI Jakarta tersebut.


"Imajinasi orang boleh-boleh saja ya, kami tidak bisa melarang pikiran orang," ujar Anies di Jakarta Pusat, pada Rabu (27/2). "Artinya sebetulnya Gubernur punya wewenang melakukan rotasi enam bulan setelah menjabat."

Anies diketahui melakukan perombakan besar pada susunan pejabat di DKI Jakarta pada Senin (25/2) kemarin. Prasetyo merasa ada yang aneh dengan perombakan besar-besaran oleh Anies. Ia menduga ini merupakan dendam politik. Untuk itu, Prasetyo meminta Anies untuk mempertimbangkan kembali keputusannya.

"Lurah telah meniti karier menjadi birokrat dari bawah. Jangan diturunkan karena masalah atau dendam politik. Dia kan birokrat, dia dari bawah sampai ke atas meniti karier. Dari lurah jadi sekkel kan enggak betul," jelas pria yang juga bersahabat dekat dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ini. "Jangan ada dendam politiklah, pilkada sudah selesai."

Sementara itu, Anies berharap dengan adanya perombakan tersebut bisa menghadirkan suasana baru. Tak hanya di satu atau dua tempat, namun di semua lingkungan Pemprov DKI.

"Harapannya ini membawa suasana baru di seluruh tempat," kata Anies. "Jadi bukan sekadar satu, dua, tempat yang baru tapi semua tempat akan mengalami suasana baru."

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait