Jusuf Kalla Minta Organisasi Pemuda Masjid Hilangkan Logo Pedang dan Singgung Soal Radikal
Instagram/jusufkalla
Nasional

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia.

WowKeren - Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Rapat Koordinasi Nasional Badan Komunikasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Rakor tersebut digelar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, pada Rabu (27/2).

Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla pun meminta BKPRMI untuk menghilangkan logo pedang dari seragam mereka. Menurut Jusuf Kalla, Islam di Indonesia penuh dengan kedamaian dan jalan tengah, sehingga logo tersebut dinilai kurang sesuai.

"Karena itu tadi saya bilang, itu ada gambar pedang di atas, jangan dipakai lagi. Itu kita tidak ikut siapapun," jelas Jusuf Kalla. "Jangan ikut-ikut di Timur Tengah. Kita di Indonesia, Islam jalan tengah, wasatiyyah. Jadi tidak pakai pedang-pedangan."

Jusuf Kalla khawatir para pemuda masjid bisa memiliki pikiran radikal apabila logo pedang tersebut disematkan dalam seragam mereka. Untuk itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia tersebut meminta para pengurus BKPRMI untuk mengganti logonya dengan gambar masjid yang menyimbolkan penegakan nilai-nilai agama.

"Jadi jangan membawa remaja masjid jadi radikal hanya dengan lambang pedang," tutur Jusuf Kalla. "Ganti dengan menara masjid, supaya tegak."


Selain itu, Jusuf Kalla juga menghimbau agar pengurus BKPRMI tidak memberikan komando kepada para anggotanya. Pasalnya, para pemuda masjid hanya memerlukan pembinaan.

"Enggak usah begitu pakai komando-komando," ujar Jusuf Kalla. "Itu cukuplah membina."

Tak hanya itu, Jusuf Kalla juga meminta agar masjid diisi dengan kegiatan yang dibutuhkan remaja. Mulai dari kegiatan ibadah hingga yang berhubungan dengan teknologi.

"BKPRMI ini harus mempelajari apa kebutuhan pemuda dan remaja, hubungannya dengan masjid," terang Jusuf Kalla. "Yang satu pertama ibadah, yang kedua (sekarang) zaman ilmu pengetahuan, zaman teknologi. Jadi bagaimana masjid digunakan untuk belajar teknologi."

Apabila masjid dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan para pemuda dan remaja, Jusuf Kalla yakin karakter mereka dapat terasah. Hingga nantinya dapat terbangun generasi muda yang siap bersaing di era revolusi industri keempat.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait