Tim kesehatan BPN Prabowo-Sandi telah menyusun sejumlah program untuk dipaparkan dalam debat Pilpres ketiga.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 09 Maret 2019 - 16:47 WIB
WowKeren - Debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 yang ketiga akan dilaksanakan pada Minggu (17/3) mendatang. Dalam agenda tersebut, kedua Calon Wakil Presiden akan beradu argumen tentang pendidikan kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pun mengungkap mereka sudah menyiapkan beberapa program yang akan menjadi perhatian dalam agenda debat tersebut. Salah satunya adalah program pengendalian produksi tembakau.
Anggota tim kesehatan BPN Prabowo-Sandi, Hermawan Saputra, menjelaskan bahwa paslon nomor urut 02 akan memberi solusi agar jumlah perokok di Indonesia dapat berkurang. Hermawan menilai bahwa hal tersebut dapat dilakukan dengan membereskan hulu masalah industri rokok. Yakni mendorong petani tembakau untuk beralih ke profesi lain.
"Kita naikkan cukai pun, tapi selama budaya dan perilaku masyarakat merokok tidak berubah," tutur Hermawan dalam diskusi bertajuk "Menakar Visi Kesehatan" menuju debat ketiga Pilpres 2019 di Jakarta Pusat, Sabtu (9/3). "Serta petani yang menggantungkan diri di tembakau, ya tidak akan selesai."
Oleh sebab itu, menurut Hermawan, yang perlu diperbaiki adalah alternatif serta sumber kesejahteraan petani tembakau. Hermawan menjelaskan apabila paslon nomor urut 02 terpilih dalam Pilpres 2019, para petani tembakau akan didorong untuk beralih ke industri lain. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menambah anggaran untuk industri tertentu, misalnya ekonomi kreatif.
"Anggaran untuk industri ekonomi kreatif akan kami tambahkan," jelas Hermawan. "Maka, petani dengan sendirinya akan mudah teralihkan. Dari yang awalnya menjadi petani tembakau ke industri kreatif."
Meski demikian, Hermawan tak menampik bahwa peralihan profesi tersebut tidaklah mudah. Namun ia meyakini bahwa Prabowo-Sandi mempunyai kemauan politik yang kuat agar jumlah perokok dapat menurun.
Tak hanya itu, ia juga mengaku bahwa tim kesehatan BPN Prabowo-Sandi telah membuat dan merancang program kesehatan. Program-program tersebut nantinya akan dipaparkan oleh Sandi dalam debat ketiga.
Sebelumnya, Sandi juga sempat mengungkapkan bahwa dirinya akan membahas tentang kesehatan mental dalam debat Pilpres ketiga mendatang. Jika berhasil memenangkan Pilpres 2019, Sandi berencana mendirikan lembaga nasional khusus untuk menangani masalah tersebut.
Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, masalah kesehatan mental masyarakat kurang begitu mendapat perhatian dari berbagai pihak. Sandi mengatakan bahwa informasi lebih lanjut mengenai hal ini akan dibahas di debat ketiga. "Ini yang akan jadi fokus di debat ketiga," ujar Sandi pada 13 Februari 2019 lalu.
(wk/Bert)