Serda Yusdin sempat membuat unggahan di Facebook untuk sang kekasih sebelum akhirnya gugur dalam serangan KKB di Nduga, Papua.
- Bertilia Puteri
- Sabtu, 09 Maret 2019 - 17:33 WIB
WowKeren - Tiga prajurit TNI yang tengah bertugas di Nduga, Papua, gugur dalam kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Kamis (7/3) kemarin. Ketiga prajurit tersebut ialah Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, dan Serda Siswanto.
Sosok Serda Yusdin sendiri mendapat banyak sorotan dari publik. Anggota Komanda Pasukan Khusus (Kopassus) tersebut merupakan warga Desa Pongko, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
Akun media sosial Serda Yusdin pun lantas dipenuhi dengan ucapan bela sungkawa. Semasa hidupnya, Serda Yusdin sendiri memang cukup aktif di media sosial, salah satunya Facebook.
Dilansir dari akun Facebook pribadi Serda Yusdin, SeTan MerAh Asia, sang prajurit terakhir membuat unggahan pada 4 Maret 2019. Dalam unggahan tersebut, Serda Yasdin membagikan foto sang kekasih yang bernama Atik Candrawaty.
Sebelum itu, Serda Yusdin juga sempat memberikan pesan kepada sang kekasih lewat status Facebook. Pada 20 Februari 2019 Serda Yusdin mengunggah foto Atik dengan kalimat menyentuh. Unggahan yang ditujukan untuk sang kekasih tersebut seakan menjadi pesan terakhir dari Serda Yusdin.
"Menantilah dengan sabar," tulis Serda Yusdin. "Walaupun ku tanpa kabar."
Di sisi lain, jenazah ketiga prajurit TNI tersebut dievakuasi ke Timika sejak Kamis petang. Jenazah Serda Yusdin sendiri telah tiba di kampung halamannya pada Jumat (8/3) malam.
Hari ini (9/3), Serda Yusdin dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Palopo secara militer. Sebelum pemakaman, anggota Kopassus tersebut dianugerahi kenaikan pangkat satu tingkat dari Serda menjadi Sertu.
“Memberikan kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang anumerta," ucap pemimpin upacara pemakaman Serda Yusdin. "Satu tingkat lebih tingkat lebih tinggi.”
(wk/Bert)