Pembelian Mobil Dinas Rp 1,9 Miliar Jadi Sorotan, Bupati Pandeglang Sedang di Jakarta
Twitter/kominfopdglng
Nasional

Hal tersebut dikemukakan oleh suami Irna Narulita yang juga pernah menjabat sebagai Bupati Pandeglang sebelumnya.

WowKeren - Kabar Bupati Pandeglang Irna Narulita yang membeli mobil dinas seharga Rp 1,9 miliar menjadi bulan-bulanan publik. Pasalnya, keputusan itu sangat ironis mengingat Kabupaten Pandeglang adalah salah satu kabupaten yang paling miskin di Banten.

Suami Irna yang juga merupakan mantan Bupati Pandeglang, Dimyati Natakusumah, mengatakan bahwa Irna sedang tidak berada di Banten. Bupati tersebut saat ini sedang menjenguk orangtuanya yang sakit di Jakarta. "Bu Irna sekarang lagi besuk orangtuanya yang lagi sakit di RS di Jakarta," ujar Dimyati.

Dimyati menegaskan bahwa mobil tersebut merupakan salah satu fasilitas negara sehingga bukan Irna saja yang akan memakainya, tapi juga tamu negara. Ia tidak menampik bahwa harga tersebut memang cukup tinggi namun apa boleh buat, mobil kini tersebut sudah terlanjur dibeli.

"Mobil itu sebagai fasilitas dan tidak hanya digunakan Bu Irna, tapi untuk tamu negara. Banyaklah," tegas Dimyati. "Sehingga diperlukan kendaraan. Memang harganya mahal, kalau lihat di media Rp 1,9 miliar. Kalau lihat harganya terlalu tinggi sih, tapi sudah dibeli."


Dimyati juga mengingatkan agar publik tidak salah paham mengenai pembelian mobil tersebut. Mobil itu tidak akan menjadi milik pribadi Irna, melainkan tetap menjadi milik pemerintah.

"Yang penting tidak boleh jadi milik sendiri," tutur Dimyati. "Karena ini mobil pemerintah, mobil rakyat."

Sementara itu, Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) mengkritik kebijakan pembelian mobil tersebut. Ketua Pukat UGM Oce Madril menilai bahwa kebijakan itu mengabaikan masalah kemiskinan di daerah Pandeglang. Sebagai kepala daerah, Irna seharusnya mampu bekerja keras untuk mengentaskan rakyatnya dari kemiskinan, bukan justru mengutamakan kemewahan fasilitas.

"Kebijakan ini jelas tidak sensitif sosial. Tidak peka pada situasi kemiskinan di daerahnya," kata Oce dilansir dari Detik pada Selasa (12/3). "Sangat disayangkan dilakukan oleh kepala daerah yang harusnya bekerja keras untuk membebaskan masyarakatnya dari kemiskinan bukan malah menikmati fasilitas mewah."

Hal senada juga dikemukakan oleh anggota DPRD Pendeglang Rika Kartikasari. Rika mengaku tidak paham dengan jalan berpikir Irna. "Kalau saya, nggak nangkap logika berpikirnya," kata Rika.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait