Menurut BPN, rasa terharu tersebut merupakan salah satu sebab Prabowo tampak memarahi seorang anggota kepolisian.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 14 Maret 2019 - 11:21 WIB
WowKeren - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, usai berkunjung ke Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (12/3) kemarin. Kunjungan tersebut banyak diperbincangkan lantaran aksi Prabowo yang memarahi seorang petugas keamanan menjadi viral.
Dalam video yang beredar luas tersebut, Prabowo tengah melakukan konvoi dengan berdiri dari atas mobil hitam yang berjalan pelan. Prabowo tiba-tiba marah dan mendorong tangan seorang pria berbaju batik yang merupakan petugas keamanan.
Namun ternyata ada momen lain yang justru mengharukan dalam kunjungan tersebut. Momen itu diungkapkan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno.
Menurut anggota BPN, Ahmad Riza Patria, Prabowo sempat menangis kala mendapat sambutan meriah dari para warga Cianjur. Ketua Umum Partai Gerindra tersebut tak menyangka bahwa masyarakat memiliki antusiasme yang begitu besar dalam menyambut kunjungannya.
"Pak Prabowo sampai terharu, sampai menangis," ungkap Riza di Gedung DPR Senayan, Rabu (13/3). "Begitu banyak masyarakat di Cianjur yang sangat senang, sangat bangga, sangat haru. Banyak juga (masyarakat) yang menangis saat kehadiran Bapak Prabowo."
Menurut Riza, rasa terharu tersebut merupakan salah satu sebab Prabowo tampak memarahi seorang anggota kepolisian. Pasalnya, anggota kepolisian tersebut tampak berbuat kasar kepada masyarakat yang hadir.
"Pak Prabowo melihat (tindakan anggota kepolisian). Memang kan Pak Prabowo menegur lah, begitu," jelas Riza. "Menepak tangannya, (berkata) 'jangan kasar sama rakyat'."
Riza pun menuturkan bahwa hal tersebut menunjukkan sosok Prabowo yang tak ingin memiliki jarak dengan rakyat. Pasalnya, Prabowo tak ingin dihalangi oleh siapa pun, termasuk petugas keamanan, untuk mendekat pada rakyat.
"Pak Prabowo itu baik ya. Dia tidak ingin rakyat diperlakukan seperti itu. Jangan karena kita pemimpin, rakyat tidak bisa mengakses pemimpin," tutur Riza. "Jangan karena kita pemimpin, rakyat sulit mengakses pemimpin."
Di sisi lain, anggota kepolisian yang dimarahi oleh Prabowo dalam video tersebut juga sudah memberikan klarifikasi. Ia merupakan bagian dari tim pengamanan VVIP dari Polri untuk capres Prabowo. Melalui sebuah video yang dibagikan Dahnil, beberapa pria tampak menyampaikan permintaan maaf.
(wk/Bert)