TKN Kritik 'Lebaran di TPS' Ala Prabowo Sebagai Intimidasi Gaya Orde Baru, BPN Angkat Bicara
Instagram/prabowo
Nasional

Tak hanya dikaitkan dengan intimidasi gaya Orde Baru, usulan Prabowo untuk 'berlebaran di TPS' juga disebut mirip dengan 'Tamasya Al Maidah' di Pilgub DKI 2017.

WowKeren - Calon Presiden Indonesia nomor urut 02, Prabowo Subianto memerintahkan pendukungnya untuk memeriahkan Pemilu 2019. Prabowo bahkan meminta para pendukungnya untuk membawa lontong, ketupat, dan berbagai barang lain yang identik dengan momen lebaran.

"Tanggal 17 April jaga TPS, tanggal 17 April bawa lontong, bawa ketupat, bawa sarung, bawa tikar," ujar Prabowo di Lapangan Galuh Mas. "Kita lebaran di TPS."

Akan tetapi, permintaan Prabowo tersebut justru mendapatkan kritikan dari sejumlah pihak. Salah satu yang menyatakan kritikan pedas akan perintah Prabowo tersebut adalah pihak Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Menurut TKN, gaya Prabowo meminta pendukungnya untuk "berlebaran" di TPS tersebut mirip dengan sebuah intimidasi. Hal tersebut dibandingkan TKN dengan apa yang terjadi pada saat era Orde Baru.


"Narasi 'berlebaran' di TPS yang dikemukakan Prabowo menurut kami adalah sebuah bentuk kecenderungan untuk melakukan intimdasi dengan gaya baru," ujar salah satu perwakilan TKN, Lukman Edy seperti dilansir Detik pada Sabtu (30/3). "Tentu mengingatkan kita semua pada memori Orde Baru di mana intimidasi dan tekanan kepada publik agar memenangkan Soeharto (Presiden RI ke-2) untuk terus terpilih menjadi presiden."

Bukan hanya mengingatkan Edy pada era Orde Baru, namun pria yang menjabat sebagai Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf ini juga membandingkan ajakan ini dengan "Tamasya Al Maidah". Diketahui, ajakan yang sama tersebut sempat digaungkan pada saat Pilgub DKI Jakarta pada tahun 2017 yang lalu.

Mendapatkan berbagai kritikan, Badan Pemenangan Nasional (BPN) PrabowoSandiaga Uno angkat bicara. Perwakilan BPN mengaku heran dengan ramainya kritikan yang disampaikan untuk ajakan "berlebaran" Prabowo itu.

"Ya, kan sudah jelas maksud Mas Prabowo itu kan datang ke TPS dengan bergembira seperti berlebaran," jelas anggota Dewan Pakar BPN, Dradjad Wibowo, pada Jumat (29/3). "Harusnya kan TKN kan mendukung penuh ajakan capres agar pemilihnya datang ke TPS dengan kegembiraan."

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait