Lewat akun Instagram pribadinya, Anies membagikan kisah di balik insiden tersebut pada Minggu (31/3). 'Ibunya mencintai Naufal, tapi Allah lebih mencintainya,' tulis Anies.
- Bertilia Puteri
- Senin, 01 April 2019 - 08:45 WIB
WowKeren - Seorang petugas kebersihan DKI Jakarta bernama Naufal Rosyid menjadi korban tabrak lari hingga meninggal dunia. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pun mengunjungi rumah duka Naufal dan ikut mengangkat keranda mendiang.
Lewat akun Instagram pribadinya, Anies membagikan momen mengharukan tersebut serta kisah di balik insiden tersebut pada Minggu (31/3). Menurut Anies, Naufal ditabrak seorang pengendara motor pada Selasa (26/3) dini hari.
Sekitar pukul 05.30 WIB, rekannya menemukan Naufal terkapar tak sadarkan diri di tepi jalan. Mereka langsung melarikan Naufal ke rumah sakit Pasar Minggu.
Naufal mengalami pendarahan otak hingga harus menjalani operasi. Meski tim dokter telah berusaha keras untuk menyelamatkan Naufal, nyawa pria berusia 24 tersebut tak dapat tertolong. "Ibunya mencintai Naufal, tapi Allah lebih mencintainya,” tulis Anies.
Tak hanya itu, Anies juga menyampaikan pesan kepada seluruh pengguna jalan. Ia meminta agar para pengendara mengurangi laju kecepatan apabila melihat ada petugas kebersihan, terlebih seragam mereka sudah berwarna terang.
"Untuk semua pengguna jalan. Kurangi kecepatan bila melihat ada petugas bekerja di jalan raya. Seragam mereka berwarna terang. Dan jadi bercahaya bila terkena lampu di saat gelap," lanjut Anies. "Ingat, setiap petugas itu punya ibu, ayah, anak, istri, suami dan keluarga. Bantu pastikan mereka, yang bekerja untuk kita semua ini, bisa pulang ke rumah dengan selamat."
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini juga mengutuk keras pelaku tabrak lari Naufal. Anies menuturkan bahwa pelaku tersebut bisa lari dari kejaran manusia namun ia tidak dapat lari dari hadapan Tuhan.
"Dan kau penunggang kendaraan tak dikenal itu... Ingatlah bahwa kau bisa lari pagi itu," tulis Anies. "Tapi kau tidak bisa lari dari pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Adil."
(wk/Bert)