Dituduh Selingkuh Lewat Video Viral Ini, Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean: Itu Pacar Saya!
Instagram/ferdinand_hutahaean
Nasional

Usai akun Twitter miliknya diretas hingga menyebarkan konten porno, kini video Ferdinand Hutahaean yang tengah bermesraan dengan seorang wanita pun tersebar.

WowKeren - Kabar kurang sedap kembali datang dari Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Usai akun Twitter miliknya diretas hingga menyebarkan konten porno, kini videonya tengah bermesraan dengan seorang wanita pun tersebar.

Video yang viral di media sosial tersebut berisi keterangan bahwa Ferdinand sedang bersama selingkuhannya. Meski demikian, muka sang wanita diburamkan. Salah satu akun yang membagikan video tersebut di Twitter adalah @katakitatweet.

"Halo kita sedang dinner, kita romantis malam ini. Belum mandi tapi wangi. Enggak bau," ujar Ferdinand dalam video tersebut. "Cantik dan keren. Karena kita bahagia di sini berdua."

Tak hanya itu, Ferdinand juga sempat mencium sang wanita dan mengaku merasa bahagia. "Kita tadi sudah pesan makanan sama red wine untuk memperlancar peredaran darah," tutur Ferdinand.

Menanggapi video viral tersebut, Ferdinand sendiri buka suara. Ia membenarkan bahwa orang di dalam video tersebut memang dirinya. Namun wanita tersebut bukanlah seorang selingkuhan seperti yang dituduhkan.

"Itu pacar saya, bukan selingkuhan saya. Itu video di lombok Desember 2016. Saya dan pacar saya AL menghabiskan akhir tahun 2016 di Lombok Gili Trawangan," jelas Ferdinand dilansir detikcom, Rabu (3/4). "Status saya sendiri, jadi boleh dong pacaran? Saya pisah dengan mantan istri saya 2011. Masa enggak boleh pacaran?"

Lebih lanjut, Ferdinand mengaku tidak ada yang salah dalam perbuatannya di video tersebut. Ia pun lantas mempertanyakan pemerintahan Joko Widodo yang mencampuri urusan pribadi.

"Dan video itu tidak ada yang salah, tidak ada perbuatan senonoh. Jadi tidak masalah dan tidak salah," tegas Ferdinand. "Rezim Jokowi memang harus ditumbangkan. Hal-hal yang pribadi pun diusik di zaman ini. Tidak sehat."

Menurut Ferdinand, serangan yang bersifat personal ini tidak sehat bagi kondisi demokrasi Indonesia. Ia lantas menghimbau agar para pendukung Jokowi berhenti menyebarkan tuduhan semacam ini. "Saran saya supaya Jokowi mengimbau pendukungnya untuk menghentikan fitnah dan kelakuan kriminal seperti itu," ucap Ferdinand.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait