Miris, 400 Kg Sampah Terkumpul di Sepanjang Jalur Pendakian Gunung Ijen
Twitter/bdipy
Nasional

Tak sedikit dari para pengunjung Gunung Ijen yang masih saja membuang sampah sembarangan di kawasan wisata. Padahal, perbuatan semacam ini dapat mengurangi keindahan destinasi wisata itu sendiri.

WowKeren - Mendaki menjadi salah satu alternatif wisata yang dipilih sejumlah orang untuk menghilangkan penat. Meskipun harus berlelah-lelah menapaki jalanan yang menanjak, namun kelelahan itu seolah terbayar dengan keindahan yang bisa dinikmati kala tiba di puncaknya.

Tak sedikit pula mereka yang sudah menaklukkan puncak tertentu turut mengabadikan dan menyebarluaskan momen tersebut, salah satunya melalui media sosial. Sontak aktivitas mendaki gunung pun seketika menjadi tren.

Sayangnya, tak semua para pendaki memahami betul bahwa keindahan alam adalah sesuatu yang harus dijaga. Kesadaran terhadap alam yang rendah membuat tak sedikit orang lalai sehingga membuat mereka "melukai" keindahan alam itu sendiri.

Sebanyak 400 kg sampah plastik berhasil dikumpulkan di sepanjang kawasan Taman Wisata Alam Gunung Ijen, Banyuwangi. Hal itu berkat kegiatan bersih-bersih yang dilakukan oleh ratusan orang dari sejumlah komunitas. Mereka adalah orang-orang yang ingin menjaga kelestarian serta indahnya Gunung Ijen sebagai destinasi wisata di Jawa Timur. Bahkan, Kawah Ijen adalah satu-satunya yang menawarkan blue fire di Indonesia.


"Kami mengikuti kegiatan bersih sampah di kawasan TWA Ijen ini untuk ikut menjaga kelestarian destinasi wisata andalan Banyuwangi itu," kata salah seorang relawan, Samsul dilansir dari Merdeka, Selasa (9/4). "Kami mengimbau agar pengunjung membuang sampah pada tempatnya, agar tertib dan asri."

Dari ratusan kg sampah yang dipungut, sebagian besar merupakan kantong kresek, bungkus rokok, hingga wadah air mineral. "Sampah yang didapatkan adalah kantong kresek, bungkus rokok, bekas air mineral," ucap Samsul.

Pembersihan ini dilakukan di sekitar Pondok Bunder yang lokasinya sekitar 1,5 km dari pintu masuk TWA gunung Ijen. Selain komunitas-komunitas itu, sejumlah tim profesional dari Bayuwangi SAR Indpenden dan tim evakuasi sampah juga dilibatkan.

Mayoritas pengunjung dengan santainya melempar sampah ke tebing maupun jurang. "Untuk di Pondok Bunder ini melibatkan tim profesional dari Banyuwangi SAR Independen dan tim evakuasi sampah," kata Kepala Pos TWA Gunung Ijen, Sigit Haribowo masih dilansir dari Merdeka.

Sigit mengimbau agar para wisatawan bisa lebih membangun kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan. Pihak pengelola sudah menyiapkan tempat sampah, jika ingin membuang sampah di tengah perjalanan dimana tidak ada tong sampah, maka sebaiknya sampah tersebut disimpan hingga menemui tempat sampah selanjutnya.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait