Bos Bulog Blak-Blakan Bongkar Ada Menteri yang Halangi Impor Bawang Putih dan Berniat Picu Inflasi
Nasional

Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso alias Buwas, heran mengapa pihaknya tidak mendapat izin impor bawang putih meski sudah ada perintah dari Presiden.

WowKeren - Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog), Budi Waseso alias Buwas, menjelaskan bahwa harga komoditas pangan jelang Ramadhan sudah stabil. Meski demikian, masih ada satu komoditas yang harganya masih belum stabil, yakni bawang putih.

Sebagai informasi, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih di seluruh Indonesia hingga Senin (29/4) rata-rata Rp 48.950/kilogram. Harga ini naik sebesar 17,1 persen bila dibandingkan dengan dua minggu sebelumnya.

Menurut Buwas, harga komoditas lain sudah stabil karena stok dan pasokannya berlimpah, seperti beras. Berbeda cerita dengan bawang putih yang izin impornya masih belum diberikan pada Bulog. Padahal Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah menerbitkan Persetujuan Impor (PI) bawang putih sebesar 115.765 ton kepada 8 perusahaan importir swasta untuk tahun 2019.

"Tapi kami tak bisa laksanakan impor. Walaupun sudah ada perintah bahkan Presiden juga," jelas Buwas dilansir CNBC Indonesia pada Selasa (30/4). "Kita sudah rapat juga, Bulog harus impor 100.000 Ton. Tapi ada yang membatalkan."

Akibatnya, impor bawang putih saat ini dilakukan oleh perusahaan swasta. Buwas menuturkan bahwa apabila Bulog yang diberi wewenang, maka pihaknya tidak akan mencari keuntungan.


"Bulog itu enggak mencari keuntungan tapi kestabilan harga, entah kenapa mungkin ada yang enggak dapat keuntungan," jelas Buwas. "Padahal itu putusan Rakortas, hanya satu Menteri yang bisa membatalkan."

Meski demikian, Buwas tidak mengungkapkan siapa Menteri yang ia maksud. Ia hanya menilai bahwa ada yang salah dari pola pikir Menteri tersebut.

"Mungkin cara pikirnya salah, karena ini kepentingan masyarakat," tutur Buwas. "Bukan kepentingan pribadi, karena belum ada putusan, mungkin menteri itu yang menjamin harga bawang putih."

Tak hanya itu, Buwas bahkan menuding bahwa ada Menteri yang sengaja ingin memicu inflasi. Hal ini tampak lewat pembatalan perintah Presiden yang justru mendukung kestabilan harga meski harus melalui jalan impor.

"Presiden selalu memperhatikan, supaya tidak memicu inflasi," jelas Buwas. "Tapi ada Menteri yang mau memicu inflasi. Perintah Presiden saja dibatalkan beliau (Menteri tersebut)."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait