Tak Heran Habib Rizieq Minta Situng KPU Dihentikan, TKN Jokowi: Karena Hasilnya Prabowo Kalah
Instagram
Nasional

Juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, mengklaim bahwa hasil Situng KPU sama dengan penghitungan suara sementara yang dilakukan pihaknya di war room.

WowKeren - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq, meminta Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menghentikan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menanggapi hal ini, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin pun buka suara.

TKN Jokowi mengaku sudah tidak heran dengan permintaan Habib Rizieq tersebut. Pasalnya, Prabowo-Sandi kalah suara dalam Situng KPU.

"Ya pasti minta dihentikanlah, lha wong soalnya hasilnya juga menunjukkan kekalahan kubu Prabowo-Sandi. Sudah dapat ditebak bahwa para pendukung 02, termasuk Habib Rizieq, akan meminta KPU untuk menghentikan situng yang hasilnya memang memenangkan pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf," jelas juru bicara TKN Jokowi, Ace Hasan Syadzily, dilansir detikcom pada Jumat (3/5). "Mungkin ceritanya akan lain kalau Situng itu akan memenangkan mereka."

Ace lantas mengklaim bahwa hasil Situng KPU sama dengan penghitungan suara sementara TKN Jokowi yang dilakukan di war room. "Situng KPU juga hasilnya akan sama dengan hasil rekapitulasi C1 dalam war room yang kami miliki," ujar Ace.


Meski tak heran dengan permintaan Habib Rizieq, Ace tetap tegas menolak penghentian Situng KPU. Pasalnya, masyarakat akan lebih mudah memantau hasil Pemilu 2019 lewat Situng KPU.

"Kami tentu tak setuju jika Situng KPU itu dihentikan. Masyarakat masih membutuhkan rekapitulasi lebih cepat hasil pemilu," tegas Ace. "Bahkan kami mendesak kepada KPU agar jangan terlalu lambat dalam menginput data hasil perhitungan C1 ini. Bagi kami, lebih cepat lebih bagus."

Di sisi lain, permintaan Habib Rizieq kepada BPN Prabowo untuk menghentikan Situng KPU juga sudah ditanggapi oleh Partai Demokrat. Diketahui, Partai Demokrat juga tergabung dalam koalisi partai pengusung Prabowo-Sandi.

Menurut Wakil Sekjen Partai Demokrat, Rachland Nashidik, Prabowo tidak harus melakukan apa yang dikehendaki oleh Habib Rizieq. Ia pun mengingatkan agar Prabowo selalu berdiskusi dengan Partai Koalisi terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait